Presiden Prabowo Minta Evaluasi Total MBG

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Flobamor.com- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban program Makan Bergizi Gratis (MBG). Teddy mengatakan Prabowo meminta agar program MBG dievaluasi total, termasuk laporan soal praktik dapur umum MBG yang tak sesuai aturan.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas khusus membahas langkah penertiban dan penguatan pelaksanaan program MBG, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/7/2026).

“Terkait Program MBG, Presiden Prabowo meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk merespons berbagai laporan yang masuk terkait praktik penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai ketentuan,” jelas Teddy dikutip dari keterangannya, Kamis (16/7/2026).

BACA JUGA:  Lagi-Lagi Prabowo Sedih! Banyak Pejabat Ambruk dan Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras

Terkait Koperasi Desa, Prabowo meminta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan tim untuk fokus pada peningkatan pelayanan koperasi. Prabowo ingin KDMP dapat menjadi penggerak ekonomi desa/kelurahan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kata Teddy, Prabowo menekankan pentingnya percepatan penataan Kampung Nelayan Merah Putih agar semakin produktif, tertata, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Teddy menyebut Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada para menteri dan kepala badan agar setiap program prioritas negara harus dijalankan secara disiplin, tepat sasaran, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.

“Tidak boleh ada pelaksanaan yang melenceng dari tujuan maupun pihak-pihak yang memanfaatkan program untuk kepentingan di luar amanat pemerintah,” ujar Teddy.

BACA JUGA:  KSP Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda

Zulhas Ungkap Langkah Pembenahan MBG

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan langkah-langkah perbaikan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah berjalan. Pemerintah, kata dia, menargetkan masalah-masalah dan hambatan dalam pelaksanaan program MBG diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan.

“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan merapikan,” kata Zulhas usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut dia, pemerintah saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai permasalahan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden tersebut sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikannya. Zulhas menuturkan langkah strategis itu akan dilaporkan kepada Prabowo untuk diputuskan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini,” ungkapnya.

Zulhas mengungkapkan bahwa pemerintah telah memetakan sejumlah kendala dalam pelaksanaan program MBG. Mulai dari, penyalahgunaan program, penetapan titik penerima manfaat, hingga ketersediaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan penyaluran MBG di sejumlah daerah.

“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” tutur Zulhas.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub
OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun
Cegah Korupsi, Dana Revitalisasi Sekolah Disalurkan Langsung ke Kepala Sekolah
KSP Tegaskan Program Revitalisasi Sekolah Dikelola Satuan Pendidikan, Bukan Pemda
Kepsek di Manggarai Barat Diterpa Isu Intervensi Proyek Revitalisasi, Wabup Yulianus Weng Beri Peringatan Tegas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Rencana Pembangunan Pelabuhan Laut di Borong Manggarai Timur, Wabup Tarsi Temui Kemenhub

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Minggu, 20 September 2026 - 13:11 WITA

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Minggu, 20 September 2026 - 12:59 WITA

Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!