Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beni Kabur Harman (kiri) Kejati NTT (Kanan) (Dok.istimewa)

Beni Kabur Harman (kiri) Kejati NTT (Kanan) (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Kupang Komisi III DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka evaluasi pelaksanaan penegakan hukum terpadu.

Kegiatan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Aula Lopo Sasando, Kejaksaan Tinggi NTT, dan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum sekaligus menyerap aspirasi dari daerah.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Komisi III DPR RI, Dr. Benny Kabur Harman, S.H., bersama anggota tim, yakni Dra. Hj. Siti Aisyah, S.H., Sp.N., Dr. Bob Hasan, S.H., M.H., dan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, S.E., B.Bus.Man., M.H.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., bersama jajaran, termasuk para Asisten dan 22 Kepala Kejaksaan Negeri se-wilayah hukum Kejati NTT.

Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan
Jajaran Komisi III DPR RI melakukan sesi foto bersama Kapolda NTT, didampingi Wakapolda, serta para Kapolres Se- NTT (Dok.istimewa)

Selain itu, dari unsur kepolisian, hadir Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda serta para Kapolres se-NTT. Sementara itu, Plh. Kepala BNN Provinsi NTT, Dominikus Tupen Sabon, S.Pt., juga hadir bersama jajaran.

BACA JUGA:  Diduga Sarat Praktik Ilegal, LPPDM Minta Kapolda NTT dan Polres Mabar Usut Forum Keagenan Kapal Labuan Bajo

Dalam sambutannya, Benny Kabur Harman menegaskan bahwa kunjungan kerja ini tidak sekadar agenda rutin, tetapi merupakan upaya konkret DPR RI dalam memastikan penegakan hukum berjalan secara objektif, transparan, dan berkeadilan.

“NTT memiliki tantangan tersendiri, baik dari aspek geografis maupun sosial. Karena itu, diperlukan komunikasi yang efektif antara aparat penegak hukum dan masyarakat, serta sinergi yang kuat antar lembaga,” tegasnya.

Ia secara khusus menyoroti sejumlah isu krusial di wilayah NTT, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah serius.

Menurutnya, pendekatan penegakan hukum harus dibarengi dengan strategi pencegahan dan edukasi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolda NTT, Rudi Darmoko, dalam paparannya mengungkapkan bahwa dinamika kejahatan di wilayah NTT menunjukkan tren yang semakin kompleks.

BACA JUGA:  Kejari Mabar Tetapkan Dirut PT.PCM Tersangka Kasus Korupsi Jalan Golo Welu-Orong

Ia menyebut, berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari pembenahan internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penerapan pendekatan restorative justice dalam penyelesaian perkara.

“Namun demikian, kami masih dihadapkan pada tantangan nyata, seperti luasnya wilayah, kondisi geografis yang sulit dijangkau, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung,” jelasnya.

Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan
Jajaran Komisi III DPR RI melakukan sesi foto bersama Kepala Kejati NTT beserta Jajaran, dan 22 kepala Kejaksaan Negeri Se-Wilayah hukum Kejati NTT (Dok.istimewa)

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo, memaparkan capaian kinerja institusinya, termasuk dalam hal penanganan perkara, realisasi anggaran, serta upaya penyelamatan keuangan negara.

Ia juga mengakui adanya sejumlah kendala struktural yang mempengaruhi optimalisasi kinerja.

“Keterbatasan anggaran, kondisi wilayah, serta kompleksitas perkara menjadi tantangan yang terus kami hadapi. Namun, kami tetap berkomitmen menjaga profesionalisme dan integritas dalam setiap penanganan kasus,” ujarnya.

Dari sisi pemberantasan narkotika, Plh. Kepala BNNP NTT, Dominikus Tupen Sabon, menyoroti masih terbatasnya sumber daya dan fasilitas yang dimiliki.

BACA JUGA:  Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita

Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pengungkapan kasus sekaligus mendorong rehabilitasi bagi para penyalahguna.

“Ke depan, penguatan kelembagaan serta dukungan kebijakan menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan narkotika di NTT,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, para anggota Komisi III DPR RI menyampaikan berbagai masukan dan catatan kritis, mulai dari penguatan pengawasan dana desa, penanganan konflik sosial, hingga perlunya peningkatan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Dialog yang berlangsung dinamis ini mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis dan berkeadilan.

Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi lintas lembaga, meningkatkan integritas, serta memastikan bahwa penegakan hukum di Nusa Tenggara Timur dapat berjalan secara optimal, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Penulis/Editor: Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan
Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng
Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih
Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat
Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT
Potret Pilu Pascagempa NTT: Pasien RSUD Ruteng Terbaring di Jalan, Suasana Rumah Sakit Mencekam
Gempa Susulan Mengguncang Flores NTT, BMKG Catat 235 Kali hingga Pukul 14.00 WIB
Update Terkini Gempa M 7,7 NTT: 90 Korban Dievakuasi, 40 Tewas, 1 Masih Tertimbun

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:15 WITA

HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Bantuan Korban Gempa NTT, Bulog Gelontorkan 10 Ton Beras hingga 1.000 Liter Minyak Goreng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Gempa M7,7 Guncang NTT, 145 Rumah di Desa Wae Bangka Rusak, Warga Tidur di Tenda Darurat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

BERITA TERKINI

Presiden Prabowo Kirim Bantuan 50 Ribu Sembako untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:43 WITA

error: Content is protected !!