Tim Penilai Internal Kejagung RI Menekankan Kejati NTT Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi 2025

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Flobamor.com- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan Tim Penilai Internal (TPI) Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2025 dari Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung ) Republik Indonesia.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan reformasi birokrasi di lingkungan Kejati NTT pada Rabu (9/4/2025)

Evaluasi dan Penilaian yang Objektif

Tim Penilai dari Kejaksaan Agung akan melakukan evaluasi dan penilaian yang objektif terhadap kinerja dan pelayanan Kejati NTT. Hasil penilaian ini akan menentukan apakah Kejati NTT dapat meraih predikat WBK/WBBM 2025.

BACA JUGA:  Polri Peduli Kemanusiaan, Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Dikirim

Ketua Tim Penilai Internal (TPI) Kejaksaan Agung (Kejagung) Tedjolekmono, S.H., M.M., menyampaikan beberapa poin dalam mencapai wilayah Bebas Korupsi (WBK) yaitu:

Pertama, Kewajiban Mencapai WBK

Predikat WBK merupakan keharusan bagi satuan kerja karena esensinya adalah perbaikan pelayanan publik dan perubahan mindset ASN dari ingin dilayani menjadi pelayan masyarakat.

Kedua, Transparansi Layanan

Standar pelayanan harus dipublikasikan agar masyarakat tahu bahwa Kejaksaan bekerja sesuai SOP.

Ketiga, Respons terhadap Masukan Masyarakat

Setiap masukan dari masyarakat harus menjadi bahan evaluasi perbaikan layanan.

BACA JUGA:  Didukung Tiga Tu'a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang

Keempat, Inovasi Berbasis Tugas Pokok

Inovasi harus sesuai tugas dan fungsi untuk memastikan keberlanjutannya.

Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Kejati Kejati) NTT, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi, akuntabilitas dan pencegahan korupsi.

Zet Tadung, memaparkan perkembangan pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di wilayahnya.

Ia menyatakan, komitmen Kejati NTT untuk meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas guna mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani.

“Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung RI untuk memastikan seluruh unit kerja di lingkungan kejaksaan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, bebas korupsi, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegas Zet Tadung.

BACA JUGA:  Sri Mulyani Mencatat, APBN 2025 di Era Presiden Prabowo Mengalami Defisit Rp 104,2 Triliun per Maret 2025

Komitmen Menuju WBK 2025

Kejati NTT menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pencegahan korupsi. Dengan menerima kunjungan Tim Penilai Internal Kejaksaan Agung RI, Kejati NTT siap menjalani proses penilaian dan evaluasi menuju predikat WBK 2025.

“Hasil penilaian ini akan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas Kejati NTT dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!