Pupuk Indonesia Bawa Harapan Baru: Wujudkan Manggarai Sejahtera dan Bebas Stunting Lewat Program Tajumase

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai, Flobamor.com- PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan memulai program Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase). Program ini ditandai dengan kegiatan Tanam Perdana Komoditas Hortikultura di Desa Belang Turi dan Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Rabu (16/7/2025).

Program Tajumase yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia, berfokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem, malnutrisi, dan stunting melalui ketahanan pangan lokal.

BACA JUGA:  KUHP dan KUHAP Baru Berlaku, Ini Kesiapan Kejagung dan Polri

“Tajumase hadir untuk memperkuat pangan sehat dari tanah Manggarai sendiri. Ini adalah langkah strategis mendukung pertumbuhan generasi sehat dan kuat,” ujar Tina T. Kemala Intan, Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Pupuk Indonesia mendampingi petani melalui demplot hortikultura, pelatihan pemupukan berimbang, serta pembinaan kader keluarga sehat. Sayuran yang ditanam diharapkan bisa langsung dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bagian dari gizi seimbang.

BACA JUGA:  Kades Watu Waja Diduga Korupsi Dana Desa Rp 1,98 Miliar, Masyarakat Minta Kejari Mabar Segera Turun Tangan

“Kami mendorong para orang tua membiasakan anak makan sayur. Ini bagian penting dari pembangunan generasi unggul,” tambah Tina.

Lebih dari sekadar pertanian, program ini juga mendorong regenerasi petani muda dan mewujudkan sistem pertanian berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengakui stunting menjadi masalah serius yang perlu ditangani lintas sektor.

“Kami mengapresiasi Pupuk Indonesia. Program ini bukan hanya soal bertani, tapi menyelamatkan masa depan anak-anak Manggarai,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kejati NTT Tahan 5 Tersangka Korupsi MTN Bank NTT, Kerugian Negara Rp50 Miliar

Sebagai bagian dari komitmen sosial, Pupuk Indonesia juga menyerahkan bantuan kepada  Yayasan St. Damian Cancar, berupa mesin jahit, 500 kg beras, revitalisasi sekolah dan perpustakaan, serta pembangunan taman baca untuk mendorong budaya literasi.

Dengan semangat kolaborasi, Pupuk Indonesia menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya dimulai dari kota besar, tapi dari desa-desa yang berdaya dan sehat.

Berita Terkait

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak
Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten
Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa
Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September
Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat
Bapanas Alokasikan Bantuan Beras Hampir Rp100 Miliar untuk Korban Gempa NTT
BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Jumat, 18 September 2026 - 18:51 WITA

Hotmix Baru Sehari, Proyek Jalan Rp14,5 Miliar Watu Cie–Deno Manggarai Timur Sudah Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:18 WITA

Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WITA

Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September

Berita Terbaru

error: Content is protected !!