Bhabinkamtibmas Nunleu Amankan Pria Mabuk yang Resahkan Warga dengan Sajam

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Flobamor.com Aksi cepat aparat kepolisian kembali terbukti. AIPDA Krisno Kase, Bhabinkamtibmas Kelurahan Nunleu, Polsek Kota Raja, Polresta Kupang Kota, dengan sigap mengamankan seorang pria mabuk yang membuat keributan dan mengancam warga dengan senjata tajam, Minggu malam (9/11/2025).

Peristiwa menegangkan itu terjadi di RT 03 RW 01, Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Pelaku berinisial JHL dilaporkan mengamuk dalam keadaan mabuk berat sambil mengacungkan sebilah pisau ke arah warga.

BACA JUGA:  Aktivitas Cafe Pioner di Labuan Bajo Bikin Resah, Warga Desak Tutup, Kasatpol PP Siap Bertindak Tegas

Suasana di lingkungan yang biasanya tenang mendadak mencekam. Warga panik dan memilih mengunci diri di dalam rumah. Ketua RT yang mengetahui kejadian itu segera melapor kepada Bhabinkamtibmas setempat.

Tak menunggu lama, AIPDA Krisno Kase bersama piket Polsek Kota Raja langsung turun ke lokasi. Dengan langkah tegas namun terukur, mereka berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam warga.

BACA JUGA:  Telan Dana Rp125 Miliar, Proyek Jalan Nasional Labuan Bajo-Ruteng Dinilai Janggal: Kualitas Buruk, Material Ilegal dan Potensi Korupsi

“Kami menerima laporan bahwa ada seseorang yang membuat keributan sambil membawa sajam. Begitu tiba di lokasi, anggota langsung mengamankan pelaku dan barang buktinya,”
jelas Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrid D. Mada, S.H.

Menurut keterangan saksi, sebelum diamankan, JHL sempat berkeliling ke beberapa rumah sambil berteriak dan menantang warga.

“Saya sangat takut karena dia datang sambil marah-marah dan membawa pisau. Kami berharap polisi menindak tegas, supaya kami bisa tenang,” ujar S, salah satu warga yang sempat diancam.

BACA JUGA:  Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong

Berkat kesigapan aparat, situasi di lokasi kembali kondusif. Pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Kota Raja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga.

Berita Terkait

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong
Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali
Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka
Nasib 17 Bidang Tanah di Labuan Bajo Masih Menggantung, Muhammad Syair Ungkap Kendala Penerbitan Surat Pengukuhan
Polda NTT Didesak Ungkap Pemilik 180 Ton BBM Subsidi Ilegal yang Disita dan Dilelang Kejari Mabar
Tim Resmob Polres Kupang Berhasil Ringkus Buronan Kasus Pencurian Hand Traktor

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:37 WITA

Bos Asal Surabaya Yogi Asmaranto Diduga Tipu Pengusaha di Labuan Bajo, Bayar Utang Pakai Cek Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:39 WITA

Tragedi Maut Wisata Cunca Wulang: Jenazah Dua Turis Austria Dikremasi di Bali

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:36 WITA

Usai Dicopot Prabowo, Kini Jadi Tersangka: Harta Rp9 Miliar Dadan Hindayana Terungkap

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:54 WITA

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:57 WITA

Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka

Berita Terbaru

Wisata air terjun Cunca Wulang (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Misteri Proyek Jembatan Rp900 Juta di Cunca Wulang Berujung Petaka

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:57 WITA

error: Content is protected !!