Dari Jenderal hingga Aktivis, Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet (Dok.istimewa)

Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Jakarta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik enam pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan dan lembaga negara.

Pelantikan yang digelar di Istana Negara, pada Senin (27/4/2026) menjadi bagian dari langkah percepatan kinerja kabinet dalam menjawab tantangan nasional, mulai dari penguatan komunikasi publik, perlindungan lingkungan hidup, hingga ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengisian jabatan ini bukan sekadar rotasi, melainkan upaya memperkuat soliditas tim kerja pemerintah agar lebih adaptif, responsif, dan mampu bekerja cepat dalam menghadapi dinamika global maupun kebutuhan dalam negeri.

“Pemerintah membutuhkan tim yang solid, mampu bekerja cepat, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan amanah rakyat,” tegas Prabowo.

BACA JUGA:  ASN di Manggarai Barat Jadi Tersangka Kasus Korupsi Proyek Irigasi Wae Kaca Satu

Enam pejabat yang dilantik berasal dari latar belakang beragam diantaranya: akademisi, militer, aktivis, hingga profesional yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengakselerasi program prioritas pemerintah.

Berikut 6 nama yang dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan dan lembaga negara.

Muhammad Qodari resmi menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), lembaga baru yang diproyeksikan menjadi pusat koordinasi komunikasi publik pemerintah. Kehadiran Bakom RI diharapkan mampu menyatukan narasi pemerintah agar lebih efektif dan tidak terfragmentasi.

Sementara itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Dudung Abdurachman, dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Ia diharapkan dapat mengawal langsung implementasi program strategis Presiden serta memastikan sinkronisasi lintas kementerian berjalan optimal.

BACA JUGA:  Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Tokoh buruh, Jumhur Hidayat, dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Penunjukan ini dinilai membawa perspektif baru dalam kebijakan lingkungan, khususnya dalam mengintegrasikan aspek kesejahteraan pekerja dengan keberlanjutan ekologi.

Di sektor pangan, Hanif Faisol dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Posisi ini menjadi krusial dalam menjaga stabilitas pasokan, distribusi, serta kedaulatan pangan nasional di tengah ancaman krisis global.

Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Perannya akan fokus pada penguatan pesan strategis pemerintah agar lebih tepat sasaran dan mudah dipahami publik.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding resmi menjabat sebagai Kepala Badan Karantina. Ia akan bertanggung jawab memastikan pengawasan ketat terhadap lalu lintas komoditas, baik yang masuk maupun keluar wilayah Indonesia, guna melindungi sektor pertanian dan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:  Manggarai Barat Bakal Punya 31 Desa Baru, Ini Daftarnya!

Pelantikan ini datang di tengah berbagai tantangan nasional, termasuk tekanan ekonomi global, perubahan iklim, serta kebutuhan akan reformasi birokrasi yang lebih efektif.

Pemerintah berharap para pejabat baru dapat segera bekerja dan menunjukkan kinerja nyata.

Pengamat menilai, kombinasi latar belakang para pejabat ini dapat menjadi kekuatan tersendiri jika mampu bersinergi dengan baik.

Namun, mereka juga dihadapkan pada ekspektasi publik yang tinggi terhadap hasil kerja yang cepat dan terukur.

Dengan komposisi baru ini, pemerintah optimistis dapat mempercepat realisasi program prioritas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan ke depan.

Berita Terkait

Didukung Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang
RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya
Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita
Viral! Pasien 66 Tahun Diduga Terlantar di RSUD Komodo Labuan Bajo, Menjerit Histeris Minta Tolong Saat Tergeletak di Halaman Rumah Sakit
Yogi Asmaranto Tinggalkan Utang Rp555 Juta, Serahkan Cek Bodong Ratusan Juta, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Bea Cukai Purwokerto Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp2,8 Miliar
Publik Dibuat Heboh! Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu dan Sosok Gadis 19 Tahun Kembali Viral, Ternyata…
Staf KPK Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang saat OTT

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Didukung Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WITA

RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:06 WITA

Viral! Pasien 66 Tahun Diduga Terlantar di RSUD Komodo Labuan Bajo, Menjerit Histeris Minta Tolong Saat Tergeletak di Halaman Rumah Sakit

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Yogi Asmaranto Tinggalkan Utang Rp555 Juta, Serahkan Cek Bodong Ratusan Juta, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!