Kualitas Buruk! Proyek Lapen di Desa Daleng Diduga Asal Jadi, Warga Geram Minta Perbaikan Total

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paan informasi Pekerjaan Proyek Jalan Lapen dan proyek Drainase (Foto: Redaksi Flobamor.com)

Paan informasi Pekerjaan Proyek Jalan Lapen dan proyek Drainase (Foto: Redaksi Flobamor.com)

Lembor, Flobamor.com Proyek peningkatan jalan Lapen menuju SDN Peri, Dusun Peri, Desa Daleng, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, menuai kritik tajam dari warga. Baru satu minggu selesai dikerjakan, kondisi jalan sepanjang 160 meter itu sudah menunjukkan kerusakan serius dan mudah dicungkil hanya dengan tangan.

Proyek yang bersumber dari Dana Desa Daleng Tahun Anggaran 2025 senilai Rp142.853.000 itu diduga dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas. Tidak hanya pada pekerjaan jalan Lapen, pekerjaan pada saluran drainase sepanjang 90 meter dengan pagu anggaran senilai Rp38.170.000 juga dinilai bermasalah. Dinding drainase tampak dibiarkan tanpa acian, sehingga rawan cepat rusak saat tergerus air.

BACA JUGA:  Pemerintah Resmi Naikkan Gaji ASN, TNI, dan Polri hingga 12 Persen Mulai November 2025
Kondisi kerusakan Jalan Lapen dan pekerjaan Drainase (foto: Redaksi Flobamor.com)

Pantauan langsung media Flobamor.com pada Jumat (12/12/2025) menunjukkan lapisan penetrasi tampak tipis, tidak merata, dan mudah terkelupas. Selain itu, di sejumlah titik pada permukaan jalan bahkan goyang ketika diinjak. Sementara itu, dinding drainase terlihat kasar dan rapuh, menandakan pengerjaan yang jauh dari standar teknis.

Kondisi tersebut memicu kemarahan warga Dusun Peri. Mereka menilai proyek tersebut dikerjakan asla jadi dan lebih mengutamakan mengambil keuntungan, bukan demi keberlanjutan infrastruktur desa.

BACA JUGA:  Diperiksa Kejati NTT, Advokat Fransisco Bessi Serahkan Bukti Dugaan Aliran Uang ke Oknum Jaksa

“Ini pekerjaan tidak bermutu. Kami cungkil sedikit saja langsung lepas. Injak sedikit, lapen goyang,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Flobamor.com, Jumat (12/12/2025).

Warga menduga pengerjaan dilakukan asal-asalan dan tidak mengikuti standar mutu.

“Kelihatan sekali ini kerja asal jadi. Seolah yang penting cepat selesai, soal kualitas nomor dua,” tambah warga lainnya dengan nada kesal.

Warga pun mendesak Pemerintah Desa Daleng harus bertanggung jawab. Tidak hanya menuntut perbaikan total, mereka juga meminta Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat untuk segera mengaudit penggunaan Dana Desa Daleng dari Tahun 2021 hingga 2025 untuk memastikan tidak ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyek.

BACA JUGA:  Layanan Kesehatan Dipertanyakan: Pasien BPJS di Puskesmas Wae Nakeng Disuruh Beli Obat di Apotek

“Kami minta proyek ini dikerjakan ulang. Dan Inspektorat harus audit supaya jelas penggunaan anggarannya,” tegas warga.

Hingga berita ini ditayangkan, Media Flobamor.com masih berupaya menghubungi Ketua TPK Desa Daleng untuk dimintai tanggapan terkait indikasi buruknya kualitas pekerjaan proyek tersebut.

Berita Terkait

Bobol Rumah Kosong, Pencuri Ini Malah Ketiduran Usai Lelah Mencari Barang Berharga
Didukung Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang
RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya
Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita
Viral! Pasien 66 Tahun Diduga Terlantar di RSUD Komodo Labuan Bajo, Menjerit Histeris Minta Tolong Saat Tergeletak di Halaman Rumah Sakit
Yogi Asmaranto Tinggalkan Utang Rp555 Juta, Serahkan Cek Bodong Ratusan Juta, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Bea Cukai Purwokerto Musnahkan 3 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp2,8 Miliar
Publik Dibuat Heboh! Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu dan Sosok Gadis 19 Tahun Kembali Viral, Ternyata…

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WITA

Bobol Rumah Kosong, Pencuri Ini Malah Ketiduran Usai Lelah Mencari Barang Berharga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Didukung Tiga Tu’a Golo dan Mantan Kades, Fransiskus Severius Vedi Mantap Maju Kembali di Pilkades Tondong Belang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WITA

RSUD Komodo Labuan Bajo Berikan Klarifikasi Resmi Soal Dugaan Penelantaran Pasien 66 Tahun, Simak Penjelasan Lengkapnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Jaksa Bongkar Dugaan Korupsi Bansos PKH, Kantor Dinsos Wonosobo Digeledah, Ratusan ATM Penerima Manfaat Disita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:06 WITA

Viral! Pasien 66 Tahun Diduga Terlantar di RSUD Komodo Labuan Bajo, Menjerit Histeris Minta Tolong Saat Tergeletak di Halaman Rumah Sakit

Berita Terbaru

error: Content is protected !!