Flobamor.com, Kupang– Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Joko Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Manulai 2, Kota Kupang, NTT, pada Sabtu (24/4/2026) siang.
Kunjungan ini turut didampingi oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, serta Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadoma.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan itu, Menteri Ferry menegaskan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebatas lembaga simpan pinjam, melainkan harus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang produktif dan berdaya saing.
“Semangatnya jelas, koperasi harus naik kelas. Kita dorong masuk ke sektor produksi, distribusi, hingga pemasaran. Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang nyata,” tegasnya.
Menteri Feri menyampaikan bahwa, Pemerintah pusat menyiapkan dukungan konkret berupa pembiayaan hingga Rp3 miliar per koperasi.
Langkah ini kata Menteri Feri, diharapkan mampu mempercepat transformasi koperasi di daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur, agar lebih mandiri dan mampu mengelola potensi lokal secara optimal.
Pada kesempatan itu, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena menyambut baik dukungan tersebut dan menegaskan bahwa produk-produk lokal NTT harus menjadi tuan rumah di daerah sendiri.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan pelaku UMKM untuk memperkuat rantai ekonomi dari hulu ke hilir.
“Kunjungan kementerian Koperasi menjadi momentum penting bagi kebangkitan koperasi di NTT. Dengan penguatan manajemen, akses permodalan, serta perluasan pasar, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Laka Lena.***










