Menteri Koperasi RI Turun Langsung Tinjau Koperasi Merah Putih Kelurahan  Manulai 2 di Kota Kupang

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

Flobamor.com, Kupang– Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Joko Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Manulai 2, Kota Kupang, NTT, pada Sabtu (24/4/2026) siang.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, serta Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadoma.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA:  Diduga Persulit Surat Pengukuhan Tanah, Haji Ramang Ishaka Terancam Digugat Warga

Dalam kesempatan itu, Menteri Ferry menegaskan bahwa koperasi tidak boleh lagi dipandang sebatas lembaga simpan pinjam, melainkan harus berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang produktif dan berdaya saing.

“Semangatnya jelas, koperasi harus naik kelas. Kita dorong masuk ke sektor produksi, distribusi, hingga pemasaran. Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang nyata,” tegasnya.

Menteri Feri menyampaikan bahwa, Pemerintah pusat menyiapkan dukungan konkret berupa pembiayaan hingga Rp3 miliar per koperasi.

BACA JUGA:  Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo

Langkah ini kata Menteri Feri, diharapkan mampu mempercepat transformasi koperasi di daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur, agar lebih mandiri dan mampu mengelola potensi lokal secara optimal.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena menyambut baik dukungan tersebut dan menegaskan bahwa produk-produk lokal NTT harus menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

BACA JUGA:  HUT ke-81 RI di Lembor Berlangsung Sederhana, Duka Pascagempa Tak Patahkan Semangat Kemerdekaan

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan pelaku UMKM untuk memperkuat rantai ekonomi dari hulu ke hilir.

“Kunjungan kementerian Koperasi menjadi momentum penting bagi kebangkitan koperasi di NTT. Dengan penguatan manajemen, akses permodalan, serta perluasan pasar, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Laka Lena.***

Berita Terkait

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo
OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Labuan Bajo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Berita Terbaru

error: Content is protected !!