7 Polisi di NTT Diduga Terlibat Kasus Mafia BBM hingga Libatkan Pengusaha Penadah 30 Ton

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi dugaan Mafia BBM

Gambar ilustrasi dugaan Mafia BBM

Flobamor.com, Manggarai Timur -Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyeret sejumlah aparat penegak hukum.

Tak tanggung-tanggung, sedikitnya tujuh anggota kepolisian diduga terlibat dalam jaringan distribusi ilegal yang disebut-sebut mengalir ke pihak pengusaha dengan total mencapai 30 Ton BBM subsidi.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah dua anggota Propam Polres Manggarai Timur, Aipda Djefri Loudoe (DGL) alias Jelo dan Bripda HFI, teridentifikasi terlibat langsung dalam aktivitas penimbunan solar subsidi tanpa dokumen resmi.

Diketahui, Bripka Jefri alias Jelo, ditangkap terkait dugaan penimbunan BBM subsidi jenis solar. Penangkapan itu terjadi di ruas Jalan Ruteng-Labuan Bajo, Kamis (16/4/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan oleh Unit Tipidter Satreskrim Polres Manggarai dengan mengamankan satu dump truck yang berisi solar subsidi berjumlah tiga ton yang diduga milik Jefri.

BACA JUGA:  Praktisi Hukum Asis Deornay Soroti Penetapan Dua Tersangka Kasus Tanah Golo Mori: Jangan Campuradukkan Ranah Pidana dan Perdata

Keduanya kini telah dinonaktifkan dari jabatan fungsional guna menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam). Polda NTT.

Tak berhenti di situ, pengembangan kasus mengarah pada keterlibatan sejumlah anggota lainnya. Mereka di antaranya Komandan Kompi 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Polda NTT, Iptu Herman Pati Bean, Kanit Tipidter Polres Manggarai Barat Ipda Adhar, serta anggota Brimob Hendra Aman.

Secara keseluruhan, tujuh personel Polri kini diduga terseret dalam pusaran kasus ini.

Informasi yang dihimpun Flobamor.com menyebutkan, solar subsidi yang dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut diduga didistribusikan ke sebuah perusahaan di Labuan Bajo, yakni PT Surya Sejahtera, yang dimiliki oleh pengusaha Jimy Lasmono alias Ko Jimy.

Jumlah BBM yang disimpan di gudang perusahaan tersebut bahkan disebut mencapai 30 ton.
Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Jimy.

Ia menegaskan bahwa BBM yang berada di gudangnya merupakan barang legal hasil pembelian dari proses lelang resmi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.

BACA JUGA:  Kades GI Tilap BLT Rp1,3 Miliar, Suruh Perangkat Desa Buat LPJ Fiktif Tutupi Korupsi

“Itu tidak benar. BBM itu saya beli dari hasil lelang, bukan dari aktivitas ilegal,” ujarnya saat dikonfirmasi Flobamor.com , Senin (27/4/2026).

Jimy menjelaskan, pembelian tersebut dilakukan pada Desember 2025 dari pihak pemenang lelang, bukan langsung dari institusi kejaksaan. Meski demikian, muncul kejanggalan terkait volume BBM.

Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah solar yang dilelang oleh Kejaksaan Negeri Manggarai Barat pada periode tersebut hanya sekitar 18.000 liter atau setara 18 ton.

Ketika dikonfirmasi mengenai selisih jumlah yang cukup signifikan itu, Jimy tidak memberikan jawaban lebih lanjut.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap dugaan keterlibatan para anggota polisi tersebut. Proses pemeriksaan saat ini ditangani oleh Bidpropam Polda NTT.

BACA JUGA:  PT Telaga Ende Tegaskan Proses Pemasangan Meteran Listrik di Desa Watu Baru Tetap Berjalan

“Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan. Kami masih mengumpulkan informasi secara menyeluruh,” ujarnya singkat.

Terkait dugaan keterlibatan pihak perusahaan, Henry mengaku belum dapat memberikan keterangan detail. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mempelajari konstruksi hukum dan pasal-pasal yang relevan agar tidak terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi kepada publik.

“Saya akan cek langsung ke penyidik. Kami juga harus hati-hati dalam menyampaikan karena menyangkut materi penyidikan,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, Polres Manggarai Timur telah menonaktifkan dua anggota yang lebih dulu terungkap, yakni Aipda DGL dan Bripda HFI. Keduanya diduga terlibat dalam penimbunan BBM subsidi sebanyak 2,9 ton tanpa dokumen resmi.

Menurut Henry, kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen institusi Polri dalam menjaga integritas serta memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan transparan.

“Penonaktifan ini bertujuan mempermudah proses pemeriksaan yang mendalam dan profesional,” jelasnya.

Berita Terkait

Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran
Elza Syarief Sebut Kepala BGN Nanik S Deyang Masuk Daftar 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
Kepala Bulog Ruteng Dimutasi Usai Dilaporkan ke Kejari Manggarai, LPPDM: Jangan Jadikan Alasan Hentikan Kasus
Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres
Masih Banyak Pengendara Bandel di Labuan Bajo, Kasat Lantas Polres Mabar Keluarkan Peringatan Tegas
Dilaporkan ke Polres Mabar Sejak 2024, Kasus Dugaan Penipuan Yogi Asmaranto Tak Kunjung Diproses, Korban Mengaku Kecewa
Wakil Bupati Yuliaus Weng Resmi Buka Turnamen Voli Idul Adha Cup 1447 H di Soknar Golo Mori
Babak Baru Kasus MBG: 30 Nama Tokoh Besar Diduga Masuk Daftar Korupsi MBG

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:17 WITA

Kadis PKO Mabar Tegaskan SPMB 2026/2027 Gratis, Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:41 WITA

Elza Syarief Sebut Kepala BGN Nanik S Deyang Masuk Daftar 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:42 WITA

Kepala Bulog Ruteng Dimutasi Usai Dilaporkan ke Kejari Manggarai, LPPDM: Jangan Jadikan Alasan Hentikan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 23:24 WITA

Labuan Bajo Darurat Mafia Tanah! Kepala BPN Manggarai Barat Kembali Dijadwalkan Diperiksa Penyidik Polres

Senin, 8 Juni 2026 - 21:48 WITA

Masih Banyak Pengendara Bandel di Labuan Bajo, Kasat Lantas Polres Mabar Keluarkan Peringatan Tegas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!