Diterpa Isu Mafia BBM, Kapolres Mabar Tegaskan: Anggotanya Inisial A Tidak Terlibat

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. (Dok.istimewa)

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. (Dok.istimewa)

Flobamor.com, Labuan Bajo – Isu dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah Manggarai Barat akhirnya mendapat klarifikasi tegas dari Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K.

Ia memastikan bahwa tudingan yang menyeret nama salah satu anggotanya tidak berdasar.

Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya kabar yang menyebut adanya oknum anggota Polres Manggarai Barat yang masuk dalam radar penyelidikan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Nusa Tenggara Timur.

Nama seorang perwira dengan inisial IPDA A sebelumnya disebut-sebut terlibat dalam jaringan distribusi BBM ilegal di wilayah Manggarai Raya. Ia bahkan dituding berperan sebagai penghubung antara jaringan tertentu dengan pihak swasta dalam rantai distribusi ilegal tersebut.

Namun, Kapolres menegaskan bahwa setelah dilakukan penelusuran menyeluruh, tudingan tersebut tidak terbukti.

BACA JUGA:  Limbah Pabrik Tahu–Tempe di Lembor Diduga Cemari Lingkungan, Warga Desak Pemda Manggarai Barat Bertindak Tegas

AKBP Christian Kadang menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kroscek mendalam terhadap informasi yang beredar, termasuk mencocokkan dengan hasil penyelidikan Bid Propam Polda NTT.

“Hasil penelusuran kami menunjukkan bahwa IPDA A tidak memiliki keterkaitan, baik secara personal maupun profesional, dengan pihak-pihak yang sebelumnya telah diamankan dalam kasus BBM ilegal tersebut,” tegasnya, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan bahwa klarifikasi ini penting untuk menjaga integritas institusi sekaligus meluruskan informasi yang berpotensi menyesatkan publik.

Meski membantah keras tuduhan terhadap anggotanya, Kapolres menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum, termasuk jika melibatkan personel kepolisian sendiri.

“Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi pelanggar hukum di institusi ini. Jika di kemudian hari ditemukan ada anggota yang terbukti terlibat dalam praktik ilegal, kami akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya dengan tegas.

BACA JUGA:  Kebakaran Kembali Melanda Pasar Lembor, Satu Stan Ludes Terbakar, Polisi dan TNI Bergerak Cepat Padamkan Api

Menurutnya, profesionalisme dan integritas adalah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

Di sisi lain, Kapolres juga menunjukkan sikap terbuka dengan mengakui adanya celah dalam pengawasan distribusi BBM yang sempat dimanfaatkan oleh oknum di luar institusi kepolisian.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas lolosnya distribusi BBM ilegal di jalur Manggarai Timur hingga Labuan Bajo. Ini menjadi evaluasi penting bagi kami,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, pihak Polres Manggarai Barat akan meningkatkan pengawasan di jalur distribusi BBM, termasuk memperketat koordinasi lintas instansi dan pengawasan di titik-titik rawan.

Menutup keterangannya, AKBP Christian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial.

BACA JUGA:  Orang Tua Wali Bongkar Dugaan Pemborosan Dana Rp4,8 Miliar di SMKN 1 Labuan Bajo

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan sumbernya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian terbuka terhadap laporan masyarakat terkait dugaan praktik ilegal, termasuk penyalahgunaan distribusi BBM.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Manggarai Barat dilaporkan tetap kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan patroli dan pengawasan intensif guna memastikan distribusi BBM berjalan normal dan tidak disalahgunakan.

Dengan langkah tegas dan transparansi yang ditunjukkan, Polres Manggarai Barat berkomitmen menjaga kepercayaan publik serta memastikan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu.

Berita Terkait

Dari Jenderal hingga Aktivis, Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet
Modus Membantu Proses Hukum, Oknum Jaksa di NTT Diduga Minta Rp325 Juta dari Kontraktor
Oknum Jaksa di NTT Diduga Peras Kontraktor Ratusan Juta, Fakta Persidangan Mulai Terungkap
Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan
Menteri Koperasi RI Turun Langsung Tinjau Koperasi Merah Putih Kelurahan  Manulai 2 di Kota Kupang
LPPDM Siap Laporkan Kepala Bulog Cabang Ruteng Ke Kejari Manggarai, Ini Kasusnya!
Polsek Alak Limpahkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Pelabuhan Tenau ke Kejari Kota Kupang
Miris! Kepala Bulog Ruteng Diduga Salurkan Beras Bantuan Tak Layak Konsumsi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WITA

Dari Jenderal hingga Aktivis, Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet

Senin, 27 April 2026 - 16:17 WITA

Diterpa Isu Mafia BBM, Kapolres Mabar Tegaskan: Anggotanya Inisial A Tidak Terlibat

Minggu, 26 April 2026 - 11:00 WITA

Modus Membantu Proses Hukum, Oknum Jaksa di NTT Diduga Minta Rp325 Juta dari Kontraktor

Minggu, 26 April 2026 - 10:37 WITA

Oknum Jaksa di NTT Diduga Peras Kontraktor Ratusan Juta, Fakta Persidangan Mulai Terungkap

Minggu, 26 April 2026 - 00:05 WITA

Kunker Komisi III DPR RI di NTT: BKH Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas dan Transparan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!