Tak Manusiawi! Kepsek SDN Bea Lenda Tahan SKL Siswa Gegara Tak Ikut Piknik

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

                 Gambar ilustrasi 

Manggarai Timur, Flobamor.com – Praktik tak mendidik dan diduga melanggar etika dunia pendidikan terjadi di SDN Bea Lenda, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kepala Sekolah SDN Bea Lenda, Tekla Ersi Saur, diduga menahan Surat Keterangan Lulus (SKL) milik seorang siswa kelas VI hanya karena siswa tersebut tidak mengikuti kegiatan piknik sekolah bersama.

Tindakan yang disebut-sebut sebagai balas dendam emosional terhadap siswa itu sontak menuai kritik keras dari orang tua murid dan publik yang mengetahui peristiwa ini.

BACA JUGA:  Mendagri Serukan Gubernur Se-Indonesia Beri Bantuan ke Korban Gempa NTT

Orangtua Murid: Arogansi Kepala Sekolah Tak Punya Nurani!

Peristiwa ini pertama kali dikeluhkan oleh YD, orang tua siswa yang SKL anaknya ditahan. Kepada Redaksi Flobamor.com, Jumat (20/6/2025), YD menyampaikan rasa kecewa dan marah atas sikap Kepala Sekolah yang dinilai tidak profesional dan melukai psikologis anak.

“Anak saya tidak ikut piknik karena memang dia tidak mau, dan saya sebagai orang tua menghormati keputusannya. Tapi masa hanya karena itu SKL-nya ditahan? Ini bentuk arogansi dan penyalahgunaan wewenang” tegas YD dengan nada geram.

BACA JUGA:  Terbongkar! Polda NTT Sita 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Mengarah ke Manggarai Barat

Lebih lanjut, YD mengisahkan bahwa saat siswa lain menerima SKL pada Senin, 16 Juni 2025, anaknya justru pulang ke rumah dalam kondisi menangis karena satu-satunya yang tidak diberi SKL.

“Bayangkan, dia pulang menangis karena hanya dia yang tidak diberikan SKL. Psikologis anak-anak tidak dipikirkan sama sekali. Kalau ini berdampak pada mental anak saya, siapa yang bertanggung jawab?” tegas YD.

Kepsek Membantah, Tapi Janji Palsu Terungkap

Dikonfirmasi Flobamor.com pada Kamis (19/6/2025), Kepsek Tekla Ersi Saur membantah bahwa dirinya tidak bermaksud menahan SKL tersebut.

BACA JUGA:  Kapolres Sikka Minta Maaf Usai Satresnarkoba Sita 315 Liter Moke, PMKRI: Jangan Injak Identitas Budaya Kami

“Saya tidak bermaksud menahan SKL, hanya saja pada hari Selasa kami ada kegiatan piknik, jadi tidak ada pelayanan di sekolah,” kata Ersi berdalih.

Ia mengklaim bahwa pelayanan sekolah kembali dibuka pada Kamis (19/6/2025) dan berjanji akan mengantar SKL ke rumah siswa pada Jumat (20/6/2025).

Namun, hingga Jumat siang, janji tersebut tak kunjung ditepati. SKL yang dijanjikan masih belum diserahkan, memperkuat dugaan bahwa tindakan ini memang disengaja.

“Statemen yang disampaikan ibu kepala sekolah terbukti bohong. Sampai hari ini, SKL belum kami terima,” beber YD dengan nada kecewa.

Berita Terkait

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan
KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel
Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka
Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning
Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Usia Baru 24 Tahun, Nur Afifah Balqis Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Termuda di Indonesia 
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 506 Triliun hingga Agustus 2026
Belanja Negara Meledak 29%! APBN Agustus 2026 Tembus Rp1.791 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:12 WITA

OMK Pax Christi Mbau Muku Sulap Kebun dan Kandang Jadi Siklus Usaha Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:04 WITA

KPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan hingga Sejumlah Ruangan OPD Disegel

Sabtu, 26 September 2026 - 19:58 WITA

Terjerat Kasus Pungli PBG hingga TPPU, Ini 5 Fakta Bupati Gowa Jadi Tersangka

Rabu, 23 September 2026 - 12:01 WITA

Guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak Dibekali Strategi Kurikulum Berbasis Deep Learning

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!