Prima Jaya Protes Gol Kontroversil GPSL di Babak Penyisihan Messah Cup III, Wasit Utama Akhirnya Buka Suara

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Messah Cup III

Messah Cup III

Flobamor.com– Polemik Turnamen Messah Cup III di Pulau Messah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian memanas. Gol kontroversial GPSL Soknar yang memicu protes keras dari tim Prima Jaya kini mendapat penjelasan langsung dari wasit Ibrahim.

Ibrahim secara tegas mempertahankan keputusannya mengesahkan gol yang mengubah kedudukan menjadi skor 2-1 untuk keunggulan GPSL Soknar. Ia menilai, proses terciptanya gol tersebut tidak diawali pelanggaran yang mengharuskannya menghentikan pertandingan.

Namun, keputusan itu justru menjadi titik krusial yang memicu polemik dalam laga yang seharusnya berlangsung menjunjung tinggi sportivitas.

Saat dihubungi pada Minggu (25/10/2026), Ibrahim membeberkan kronologi insiden yang memicu polemik dari kubu Prima Jaya.

Menurut penjelasannya, kejadian bermula ketika gelandang GPSL Soknar melepaskan umpan terobosan ke area pertahanan Prima Jaya. Penyerang GPSL kemudian berlari mengejar bola hingga memasuki kotak penalti.

BACA JUGA:  Transaksi Fiktif Rp24 Miliar, Kejari Kabupaten Cirebon Tetapkan Mantan Staf Bank BUMN Sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

Di area itulah benturan fisik antara penyerang GPSL dan pemain bertahan Prima Jaya terjadi. Benturan tersebut membuat penyerang GPSL terjatuh, sementara permainan tetap berlanjut.

“Di area tersebut, terjadi benturan fisik antara penyerang GPSL dan pemain bertahan Prima Jaya. Benturan itu membuat penyerang GPSL terjatuh, sementara situasi pertandingan terus berlangsung,” jelas Ibrahim.

Drama berlanjut di depan gawang Prima Jaya. Penjaga gawang yang berusaha mengamankan bola yang menangkapnya, tetapi bola kemudian terlepas di tengah situasi kemelut.

Penyerang GPSL yang sebelumnya terjatuh kembali bangkit dan memanfaatkan bola yang lepas dari penguasaan kiper. Bola kemudian diteruskan kepada rekannya hingga berujung gol.

BACA JUGA:  Ketua Panitia Messah Cup III Akhirnya Buka Suara soal Polemik Laga Prima Jaya vs GPSL

Momen inilah yang menjadi protes kubu Prima Jaya. Mereka mempersoalkan adanya kontak fisik yang dinilai mengganggu penjaga gawang ketika berusaha mengamankan bola.

Namun, Ibrahim memiliki penilaian berbeda.
Menurut dia, benturan antara penyerang GPSL dan pemain bertahan Prima Jaya masih berada dalam batas kewajaran permainan. Karena itu, ia tidak melihat adanya unsur pelanggaran yang mengharuskan meniup peluit menandakan pelanggaran.

“Bola yang terlepas dari tangkapan penjaga gawang masih dapat diperebutkan pemain lawan selama tidak terjadi pelanggaran,” ungkapnya.

“Atas dasar pertimbangan tersebut, Ibrahim tetap pada keputusannya, gol GPSL Soknar sah,” lanjutnya.

Meski demikian, Keputusan pengesahan gol itu menjadi salah satu pemicu perselisihan di lapangan. Protes kubu Prima Jaya kemudian berkembang menjadi polemik yang berujung pada penghentian pertandingan sebelum waktu normal berakhir.

BACA JUGA:  Ribuan Pengunjung Tumpa Ruah Rayakan Weekend di Mawatu, Menyaksikan Live Music Bertajuk "Halloween"

Pihak Prima Jaya menyatakan menerima skor 1-2. Namun, mereka meminta pertandingan tetap dilanjutkan untuk menuntaskan sisa waktu normal sekitar 15–17 menit.

Persoalan tidak berhenti pada gol kontroversial tersebut. Prima Jaya juga mempersoalkan keputusan panitia yang kemudian mendiskualifikasi tim mereka dari turnamen.

Di sinilah polemik Messah Cup III semakin melebar. Sebab, keabsahan gol, penghentian pertandingan, dan keputusan diskualifikasi merupakan tiga persoalan yang saling berkaitan.

Untuk mengungkap fakta di balik polemik Messah Cup III, Redaksi Flobamor.com telah menyajikan tiga berita khusus yang mengulas duduk perkara dari sudut pandang masing-masing pihak. Mulai dari klarifikasi Ketua Panitia Messah Cup III, penjelasan wasit utama terkait gol kontroversial, hingga keberatan Pelatih Prima Jaya atas keputusan yang memicu polemik.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Flobamor.com

Berita Terkait

Pelatih Prima Jaya Bongkar kebobrokan Ketua Panitia dan Wasit di Turnamen Messah Cup III
Ketua Panitia Messah Cup III Akhirnya Buka Suara soal Polemik Laga Prima Jaya vs GPSL
Kontroversi Messah Cup III! Laga GPSL vs Prima Jaya Berujung Kontroversi, Keputusan Wasit dan Panitia Picu Polemik
Tiga Kali Ricuh, Tokoh Masyarakat Desak Turnamen Messah Cup III Segera Dihentikan
Bertahun Tahun Dilanda Krisis Air Bersih, 1.500 KK Warga Desa Benteng Dewa Berharap Perhatian Bupati Edi Endi
Pelarian Berakhir ! Resmob Polres Mabar Tangkap Pria Asal Makassar yang Membawa Kabur iPhone 17 Pro Max Saat COD
Pelarian Berakhir! Itok Aman, Bos Travel Labuan Bajo Top yang Diduga Tipu Turis Berkali-kali Ditangkap Polisi
Kejati NTT Bersama Kejari TTU Musnahkan 11 Juta Batang Rokok yang Diduga Berpita Cukai Palsu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:33 WITA

Prima Jaya Protes Gol Kontroversil GPSL di Babak Penyisihan Messah Cup III, Wasit Utama Akhirnya Buka Suara

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Pelatih Prima Jaya Bongkar kebobrokan Ketua Panitia dan Wasit di Turnamen Messah Cup III

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WITA

Ketua Panitia Messah Cup III Akhirnya Buka Suara soal Polemik Laga Prima Jaya vs GPSL

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:56 WITA

Kontroversi Messah Cup III! Laga GPSL vs Prima Jaya Berujung Kontroversi, Keputusan Wasit dan Panitia Picu Polemik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:11 WITA

Tiga Kali Ricuh, Tokoh Masyarakat Desak Turnamen Messah Cup III Segera Dihentikan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!