Peta wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Foto: Istimewa
KUPANG, FLOBAMOR.COM- Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menjadi sorotan dengan wacana pemekaran wilayah yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi.
Wacana pemekaran wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memang sudah lama mencuat.
Provinsi NTT kabarnya bakal dilakukan pemekaran daerah dan bentuk provinsi baru.
Beberapa usulan pemekaran telah muncul, dengan rencana pembentukan provinsi-provinsi baru yang mencakup wilayah-wilayah tertentu di NTT.
Berikut adalah gambaran mengenai calon provinsi baru dan daerah yang berpotensi menjadi ibu kota:
1. Provinsi Sumba Sabu Raijua
Calon provinsi ini direncanakan mencakup Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Kabupaten Sabu Raijua. Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur, disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menjadi ibu kota provinsi ini. Waingapu memiliki infrastruktur yang relatif lebih berkembang dibandingkan wilayah lain di Sumba, serta aksesibilitas yang baik melalui pelabuhan laut dan bandara.
2. Provinsi Kepulauan Flores
Provinsi ini diusulkan mencakup sembilan kabupaten, yaitu: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata.
Labuan Bajo, Manggarai Barat Dikenal sebagai Kota pariwisata super Premium hingga gerbang menuju Taman Nasional Komodo. Labuan Bajo memiliki potensi pariwisata yang besar. Namun, sebagai ibu kota provinsi, perlu pengembangan infrastruktur pendukung lainnya.
Beberapa kota yang berpotensi menjadi ibu kota provinsi ini antara lain: Maumere: Sebagai ibu kota Kabupaten Sikka. Maumere memiliki pelabuhan laut dan bandara yang mendukung konektivitas wilayah. Selain itu, Maumere dikenal sebagai pusat pendidikan dan perdagangan di Flores. Ende: Kota ini memiliki nilai historis sebagai tempat pengasingan Bung Karno dan memiliki infrastruktur yang memadai, termasuk bandara dan pelabuhan.
Sedangkan Labuan Bajo: Dikenal sebagai gerbang menuju Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo memiliki potensi pariwisata yang besar. Namun, sebagai ibu kota provinsi, perlu pengembangan infrastruktur pendukung lainnya
3. Provinsi Manggarai Raya
Calon provinsi ini mencakup Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, sering disebut sebagai kandidat ibu kota provinsi ini. Ruteng memiliki iklim sejuk dan infrastruktur yang cukup memadai untuk mendukung fungsi sebagai ibu kota provinsi
4. Provinsi Timor Barat
Usulan provinsi ini mencakup Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, dan Timor Tengah Selatan. Atambua, ibu kota Kabupaten Belu, dianggap sebagai kandidat kuat untuk menjadi ibu kota provinsi ini. Atambua memiliki posisi strategis sebagai kota perbatasan dengan Timor Leste dan infrastruktur yang terus berkembang.
5. Provinsi Kupang Raya
Setelah pemekaran, wilayah yang tersisa dari NTT direncanakan berganti nama menjadi Provinsi Kupang Raya, dengan Kota Kupang sebagai ibu kotanya. Kupang saat ini sudah berfungsi sebagai ibu kota Provinsi NTT dan memiliki infrastruktur yang paling berkembang di wilayah tersebut.***












