Pariwisata di Labuan Bajo Terganggu Ulah PT WKC, Tamu Hotel Susah Tidur

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan hotel milik PT WKC (foto istimewa)

Labuan Bajo, Flobamor.com— Surga wisata Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tercoreng ulah proyek pembangunan hotel milik PT. WKC. Suasana tenang dan nyaman yang biasanya dinikmati para wisatawan kini berubah menjadi bising dan tidak bersahabat, terutama bagi tamu-tamu hotel Sunset Hill yang berada tepat di depan lokasi proyek.

Proyek pembangunan hotel itu berada di depan hotel Sunset Hil, tepatnya di tepi Jl. Elang Barat. Para buruh pekerja proyek tersebut bekerja lembur hingga tengah malam.

BACA JUGA:  Kejati NTT Dampingi Desa Oebelo: Pastikan Dana Desa Dikelola Akuntabel dan Bebas Risiko Hukum

Selama tiga bulan terakhir, proyek pembangunan gedung tiga lantai itu terus dikebut hingga larut malam. Suara dentuman, getaran mesin, dan lalu-lalang kendaraan berat kerap terdengar hingga pukul 23.00 WITA, membuat para tamu di hotel Sunset Hil mengalami kesulitan untuk beristirahat.

“Terus terang kami kecewa. Kami datang ke Labuan Bajo untuk bersantai, tapi malah terganggu suara bising setiap malam. Mau istirahat atau sekedar duduk di depan hotel pun jadi tidak nyaman,” keluh salah satu wisatawan asing yang menginap di Sunset Hill Hotel saat ditemui wartawan pada Rabu siang (21/5/2025)

BACA JUGA:  Yogi Asmaranto Tinggalkan Utang Rp555 Juta, Serahkan Cek Bodong Ratusan Juta, Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Keluhan serupa juga disampaikan oleh salah satu wisatawan domestik yang datang bersama keluarga. Awalnya mereka berencana menginap selama beberapa hari, namun akhirnya membatalkan sisa reservasi karena gangguan suara bising dari proyek.

“Baru satu malam, kami langsung putuskan pindah hotel. Suara bising dan suara dentuman luar biasa, belum lagi kendaraan proyek yang bolak-balik di depan hotel. Rasanya ini bukan tempat liburan lagi,” ujarnya kesal.

BACA JUGA:  DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026, Siap Bahas Saat Reses Demi Berantas Koruptor

Proyek pembangunan ini diketahui dikerjakan oleh PT. WKC, perusahaan yang beralamat di Jakarta. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT. WKC terkait keluhan para wisatawan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap citra pariwisata Labuan Bajo, yang selama ini dikenal sebagai destinasi premium di Indonesia. Warga dan pelaku pariwisata pun berharap ada solusi cepat, agar kegiatan pembangunan tidak merusak kenyamanan wisatawan dan merugikan sektor pariwisata setempat.

Berita Terkait

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Janji Bayar Berkali-kali Tak Terwujud, Utang Rp535 Juta dan Dugaan Cek Bodong Seret Yogi Asmaranto ke Polres Mabar Senin Depan
Aktivitas Gunung Anak Ranakah Manggarai Meningkat, Naik Level Waspada
Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo
Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September
Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat
Sungguh Miris! Tujuh Hari Bertahan di Pengungsian, Warga Bea Muring Manggarai Timur Hanya Terima 1,5 Kg Beras Bantuan hingga 10 Bungkus Mi Instan
BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:40 WITA

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 18:55 WITA

Janji Bayar Berkali-kali Tak Terwujud, Utang Rp535 Juta dan Dugaan Cek Bodong Seret Yogi Asmaranto ke Polres Mabar Senin Depan

Kamis, 3 September 2026 - 15:53 WITA

Aktivitas Gunung Anak Ranakah Manggarai Meningkat, Naik Level Waspada

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Turis Asing Tenggelam Saat Snorkeling di Long Pink Beach TN Komodo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WITA

Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September

Berita Terbaru

error: Content is protected !!