Merasa Dirugikan Namanya Dicomot Sebagai Pelatih Persamba, Coach Basri Lohy Desak Komdis PSSI NTT Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merasa Dirugikan Namanya Dicomot Sebagai Pelatih Persamba, Coach Basri Lohy Desak Komdis PSSI NTT Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen

Merasa Dirugikan Namanya Dicomot Sebagai Pelatih Persamba, Coach Basri Lohy Desak Komdis PSSI NTT Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen

Ende, Flobamor.com Dunia sepak bola Nusa Tenggara Timur kembali diguncang isu manipulasi dokumen Lisensi pelatih utama klub Persamba Manggarai Barat. Kompetisi bergengsi Liga 4 El Tari Memorial Cup XXXIV 2025 tiba-tiba diwarnai dugaan pemalsuan dokumen oleh klub Persamba Manggarai Barat, yang diduga menggunakan nama dan lisensi pelatih nasional Hasan Basri Lohy tanpa seizin yang bersangkutan.

Dugaan ini mencuat setelah Coach Basri menyaksikan laga Bintang Timur Atambua vs Persamba melalui siaran langsung YouTube, Jumat malam (21/11/2025), dari kediamannya. Ia terperanjat saat Daftar Susunan Pemain (DSP) ditampilkan: namanya tercantum sebagai Pelatih Kepala Persamba, bahkan komentator pertandingan menyebut namanya secara lantang sementara foto pelatih yang muncul bukan dirinya.

BACA JUGA:  Duel Dump Truk di Jalur Trans Flores, Manuver Gagal Berujung Kecelakaan Hebat

“Saya dirugikan. Mereka pakai lisensi saya untuk disahkan di aplikasi SIAP tanpa ada tanda tangan kontrak. Bagaimana bisa mereka sah menggunakan lisensi saya tanpa persetujuan?” tegas Basri kepada saat dihubungi Redaksi Flobamor.com, Senin (24/11/2025).

Ia menyebut manajemen Persamba awalnya berdalih telah mencabut namanya dari sistem, namun faktanya nama tersebut tetap muncul dalam pertandingan resmi.

“Dari awal bilang tidak pakai lisensi saya, tapi tiba-tiba muncul di YouTube bahwa mereka resmi pakai lisensi saya. Berani sekali mereka menggunakan lisensi orang tanpa kontrak kerja.”ujar Basri dengan nada kecewa.

Coach Basri kembali menegaskan bahwa dirinya sangat kaget ketika namanya diumumkan sebagai pelatih kepala Persamba.

BACA JUGA:  Transaksi Fiktif Rp24 Miliar, Kejari Kabupaten Cirebon Tetapkan Mantan Staf Bank BUMN Sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

“Saya kaget saat melihat nama saya sebagai pelatih kepala Persamba, bahkan foto yang tampil bukan saya. Ini pencatutan yang merugikan.” ungkapnya.

Sebagai mantan pemain PSM Makassar yang kini meniti karier kepelatihan, Basri menyayangkan tindakan tersebut. Ia menduga dokumennya dipalsukan untuk didaftarkan ke Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP).

“Saya tidak punya kontrak apapun dengan Persamba. Namun nama saya tiba-tiba digunakan untuk memenuhi syarat administrasi. Setiap berkas SIAP pasti membutuhkan tanda tangan, dan saya tidak pernah menandatangani dokumen apa pun.” ujar Basri dengan tegas.

Merespons situasi ini, Coach Basri akan mengambil langkah tegas. Ia berencana melapor ke Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) serta Komisi Disiplin (Komdis) ASPROV PSSI NTT.

BACA JUGA:  Gadis Cilik Penyandang Disabilitas Asal Rahong Butuh Bantuan Pemkab Manggarai

“Teman-teman pelatih menyarankan agar saya lapor ke APSSI. Saya juga akan melapor resmi ke Komdis PSSI NTT agar kasus ini diusut tuntas. Saya siap memberikan keterangan.” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi Flobamor.com masih berupaya menghubungi pihak panitia Liga 4 El Tari Memorial Cup XXXIV NTT 2025 maupun manajemen Persamba untuk dimintai tanggapan dan klarifikasi.

Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut, meskipun redaksi Flobamor.com telah berupaya  menghubunginya melalui via telepon, namun tidak digubris.

Berita Terkait

Camat Lamba Leda Pantau Langsung Kegiatan TKA Siwa SDI Bea Nanga
Dijanjikan Pasang Meteran Listrik, 29 Warga Desa Watu Baru Ditipu PT Telaga Ende, Rp34,5 Juta Raib
Konfirmasi Berujung Penghinaan, Wartawan Infolabuanbajo Siap Polisikan Guru SD di Ruteng
Jamwas Sidak Kejari Mabar, Kinerja dan Disiplin Jadi Sorotan
Pemerintah Buka 30 Ribu Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Gelombang Penolakan Kuota 1000 Orang Masuk TNK Disorot, APMB Desak Kebijakan Dicabut
Praktik Penimbunan BBM Oplosan di Pringsewu Digerebek, Pelaku Raup Miliaran Selama Dua Tahun
Dewan Pers Tegaskan: Sengketa Media Info Labuan Bajo vs Imam Katolik Diselesaikan Secara Etik, Bukan Ranah Pidana

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:52 WITA

Camat Lamba Leda Pantau Langsung Kegiatan TKA Siwa SDI Bea Nanga

Minggu, 19 April 2026 - 12:07 WITA

Dijanjikan Pasang Meteran Listrik, 29 Warga Desa Watu Baru Ditipu PT Telaga Ende, Rp34,5 Juta Raib

Sabtu, 18 April 2026 - 13:09 WITA

Konfirmasi Berujung Penghinaan, Wartawan Infolabuanbajo Siap Polisikan Guru SD di Ruteng

Jumat, 17 April 2026 - 11:31 WITA

Jamwas Sidak Kejari Mabar, Kinerja dan Disiplin Jadi Sorotan

Senin, 13 April 2026 - 15:03 WITA

Gelombang Penolakan Kuota 1000 Orang Masuk TNK Disorot, APMB Desak Kebijakan Dicabut

Berita Terbaru

Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Pantau Langsung Jalannya Kegiatan Tes Kemampuan Anak (TKA) di SDN Bea Nanga (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Camat Lamba Leda Pantau Langsung Kegiatan TKA Siwa SDI Bea Nanga

Senin, 20 Apr 2026 - 13:52 WITA

Rombongan Tim Inspeksi dari Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Disambut Langsung Kepala Kejari Manggarai Barat dan Jajarannya (Dok.istimewa)

BERITA TERKINI

Jamwas Sidak Kejari Mabar, Kinerja dan Disiplin Jadi Sorotan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:31 WITA

error: Content is protected !!