Geruduk KSOP dan Polres Mabar, LPPDM Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Tragedi Kapal KM Putri Sakinah

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marsel Nagus Ahang, S.H, saat menyampaikan orasi Demonstrasi di KSOP Labuan Bajo (foto istimewa)

Marsel Nagus Ahang, S.H, saat menyampaikan orasi Demonstrasi di KSOP Labuan Bajo (foto istimewa)

Labuan Bajo, Flobamor.com Ketua Lembaga Pengkaji dan Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) Marsel Nagus Ahang,S.H, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo dan gelar aksi demo di Polres Manggarai Barat, Kamis (8/1/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras sekaligus desakan terbuka kepada aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), yang menelan korban jiwa dan mengguncang citra pariwisata nasional.

Tragedi laut itu terjadi pada Jumat malam (26/12/2025). Kapal wisata berukuran 27 Gross Ton (GT) tersebut tenggelam di tengah cuaca ekstrem dengan tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 2 hingga 3 meter.

KM Putri Sakinah diketahui bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo sekitar pukul 13.00 WITA dengan membawa 11 orang penumpang.

Mereka terdiri dari seorang wisatawan asing asal Spanyol, Fernando Martín Carreras (44) bersama istri dan empat anaknya yang berusia antara 7 hingga 12 tahun, seorang pemandu wisata, serta empat Anak Buah Kapal (ABK) termasuk kapten kapal.

BACA JUGA:  Dua Pejabat Bank NTT Ditahan, Kasus Kredit Bermasalah Rugikan Negara Rp3 Miliar

Rute pelayaran awal menuju Pulau Kambing. Setelah singgah dan makan malam, kapal kembali berlayar sekitar pukul 20.00 WITA dengan tujuan Pulau Komodo atau Pulau Padar. Namun, sekitar 30 hingga 45 menit kemudian, mesin kapal dilaporkan tiba-tiba mati saat melintasi Selat Padar.

Dalam kondisi gelap gulita dan cuaca buruk, kapal dihantam gelombang besar hingga terbalik dan akhirnya tenggelam di perairan sekitar 23 mil laut barat Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Akibat peristiwa nahas tersebut, empat orang penumpang dinyatakan hilang, dan tragedi ini langsung menjadi sorotan publik nasional maupun internasional, mengingat Labuan Bajo merupakan destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.

LPPDM Desak Penetapan Tersangka
Dalam orasinya, Ketua LPPDM Marsel Nagus Ahang menyampaikan kritik tajam terhadap penanganan kasus yang dinilainya lamban dan terkesan tidak menyentuh pihak-pihak yang bertanggung jawab secara struktural.

BACA JUGA:  Lurah Naikoten 1 Ajak Warga Kelola Sampah Demi Lingkungan Bersih dan Sehat

“Kasus ini tidak boleh berhenti di level teknis. Ada tanggung jawab besar yang harus diungkap secara hukum,” tegas Marsel di hadapan massa aksi.

Adapun sejumlah tuntutan tegas yang disampaikan LPPDM, antara lain:

• Mendesak Polres Manggarai Barat dan Polda NTT untuk segera menetapkan tersangka dalam tragedi KM Putri Sakinah, termasuk: Kepala KSOP Labuan Bajo
Pemilik kapal KM Putri Sakinah
Agen perjalanan atau operator wisata
Kapten kapal dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) yang terlibat.

Mendesak Polres Manggarai Barat untuk segera melakukan penyelidikan khusus terhadap pengurus Forum Komunikasi Keagenan Kapal (FOKAL) Labuan Bajo yang diduga beroperasi secara ilegal dan berperan dalam praktik perizinan pelayaran.

Mendesak Kementerian Perhubungan RI untuk segera melakukan mutasi terhadap seluruh staf KSOP Labuan Bajo.

• LPPDM juga menduga kuat adanya praktik mafia dan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), perizinan kapal, layanan sandar kapal, hingga dugaan keterlibatan dalam bisnis ilegal pengaturan antrean bongkar muat kapal.

BACA JUGA:  Wisuda Unika Ruteng 2025: LLDIKTI XV Dorong Lulusan Jadi Penggerak UMKM dan Ekonomi Daerah

Marsel secara tegas meminta KSOP Labuan Bajo segera mencabut kerja sama dengan Forum Komunikasi Keagenan Kapal (FOKAL) Labuan Bajo. Menurutnya, forum tersebut diduga ilegal dan kuat dugaan konspirasi dengan Kepala KSOP Labuan Bajo.

Meski menyampaikan kritik keras, LPPDM menegaskan bahwa aksi tersebut bukan untuk menghambat sektor pariwisata. Sebaliknya, mereka mengaku mendukung penuh keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo, namun harus dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan.

“Keselamatan wisatawan adalah harga mati. Jika tata kelola pelayaran dibiarkan amburadul, Labuan Bajo akan kehilangan kepercayaan dunia internasional,” ungkap Marsel.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Manggarai Barat maupun KSOP Labuan Bajo belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan LPPDM.

Berita Terkait

Polda Metro Pastikan Emas 74 Kg hingga Uang Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Jalani Pemeriksaan Perdana di Kejaksaan Agung
Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
Duduk Perkara 3 Kasus yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka
Ke Mana Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah? Bak Ditelan Bumi Setelah Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Terbongkar! Polda NTT Sita 185 Ribu Batang Rokok Ilegal, Jalur Distribusi Mengarah ke Manggarai Barat
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026, Siap Bahas Saat Reses Demi Berantas Koruptor

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:24 WITA

Polda Metro Pastikan Emas 74 Kg hingga Uang Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:34 WITA

Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Jalani Pemeriksaan Perdana di Kejaksaan Agung

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:37 WITA

Duduk Perkara 3 Kasus yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:16 WITA

Ke Mana Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah? Bak Ditelan Bumi Setelah Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Berita Terbaru

Don Ritto, tersangka kasus korupsi (foto: Dok Istimewa)

BERITA TERKINI

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:15 WITA

Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

EKONOMI

Presiden Prabowo Minta Evaluasi Total MBG

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:32 WITA

error: Content is protected !!