Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menimpa Seorang Perempuan Muda di Labuan Bajo Dilaporkan Ke Polisi

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi penganiayaan

Gambar ilustrasi penganiayaan

Labuan Bajo, Flobamor.com Kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang perempuan muda bernama Maria Apriliani Turangan, atau akrab disapa Liani (26) secara resmi melaporkan dugaan tidak kekerasan fisik yang dialaminya ke Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat. Terlapor dalam kasus ini diketahui berinisial N alias Ninong.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 09.15 WITA, di rumah korban yang berlokasi di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.

Menurut penuturan korban, kejadian bermula saat terlapor datang ke rumahnya dan berteriak di depan pintu. Aksi tersebut diduga dipicu oleh persoalan pribadi antara korban dan terlapor.

BACA JUGA:  Unika Ruteng Gelar Wisuda 1.304 Lulusan Sarjana dan Ahli Madya, Rektor Ajak Generasi Muda Jadi Penjaga Kebenaran di Era Post-Truth

Dengan niat menyelesaikan masalah secara baik-baik, korban kemudian memberanikan diri keluar rumah untuk menemui terlapor.

Namun, harapan untuk berdialog secara kekeluargaan justru berujung petaka. Dalam kondisi emosi, terlapor diduga langsung melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap korban.

Korban mengaku dicekik pada bagian mulut, dipukul berulang kali di tubuh, serta ditendang di bagian perut.

“Ninong datang ke rumah saya dan berteriak di depan pintu. Karena takut, saya keluar untuk menemui dia. Bukannya bicara baik-baik, dia langsung memukul saya. Mulut saya dicekik, tubuh saya dipukul berulang kali, dan saya ditendang di bagian perut,” ujar Liani kepada Media Flobamor.com, Senin (19/1/2026).

BACA JUGA:  Mutasi Perwira Tinggi Polri, Kapolda dan Wakapolda NTT Resmi Diganti

Aksi kekerasan tersebut memicu adu mulut disertai suara keras yang mengundang perhatian keluarga korban. Ibu kandung dan adik ipar korban yang berada di dalam rumah kemudian keluar untuk melihat situasi yang tengah berlangsung.

Melihat kondisi korban yang terancam, keluarga korban berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Situasi yang semakin ramai diduga membuat terlapor melarikan diri dari lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Seorang Oknum Wartawan di Manggarai Barat Tipu Puluhan Warga Dua Desa di Lembor, Modus Janji Bantuan Rumah Layak Huni

Tak lama setelah kejadian itu, korban akhirnya mendatangi Polres Manggarai Barat untuk melaporkan dugaan penganiayaan tersebut agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Laporan korban telah diterima pihak kepolisian dan tercatat dalam Surat Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/1/2026/SPKT/Polres Manggarai Barat/Polda Nusa Tenggara Timur.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. Media Flobamor.com akan terus memantau dan menyampaikan informasi terbaru seiring berjalannya proses hukum.

Berita Terkait

Kos Teddy Homestay di Labuan Bajo Milik Eks Politisi Golkar Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online
OTT Pejabat Pajak, KPK Ungkap Modus “All In” Rp23 Miliar, Pajak Dipangkas 80 Persen
KPK Tahan 5 Tersangka Kasus Suap Pemeriksaan Pajak di Jakarta Utara
Ayah Prada Lucky Ditahan, Kodam IX/Udayana Beberkan Alasan Penahanan
Peran Enam Terdakwa Korupsi dan TPPU Suap Hakim PN Jakarta Pusat Terbongkar di Persidangan
Geruduk KSOP dan Polres Mabar, LPPDM Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka Tragedi Kapal KM Putri Sakinah
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Ini Pesan Penting Jampidum untuk Jaksa Se-Indonesia
Diduga Sarat Praktik Ilegal, LPPDM Minta Kapolda NTT dan Polres Mabar Usut Forum Keagenan Kapal Labuan Bajo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:10 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menimpa Seorang Perempuan Muda di Labuan Bajo Dilaporkan Ke Polisi

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:56 WITA

Kos Teddy Homestay di Labuan Bajo Milik Eks Politisi Golkar Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:39 WITA

OTT Pejabat Pajak, KPK Ungkap Modus “All In” Rp23 Miliar, Pajak Dipangkas 80 Persen

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:18 WITA

KPK Tahan 5 Tersangka Kasus Suap Pemeriksaan Pajak di Jakarta Utara

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WITA

Peran Enam Terdakwa Korupsi dan TPPU Suap Hakim PN Jakarta Pusat Terbongkar di Persidangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!