Bau Busuk Kepung Pasar Lembor! Sampah Plastik dan Limbah Ikan Berserakan, Pengunjung Sampai Muntah

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasar Lembor, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, dipenuhi sampah plastik dan limbah cair aktivitas perdagangan ikan yang menimbulkan bau busuk menyengat hingga dikeluhkan pengunjung pasar. (Foto: Media Flobamor.com)

Kondisi Pasar Lembor, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, dipenuhi sampah plastik dan limbah cair aktivitas perdagangan ikan yang menimbulkan bau busuk menyengat hingga dikeluhkan pengunjung pasar. (Foto: Media Flobamor.com)

Lembor, Flobamor.com – Bau menyengat mengepung kawasan Pasar Lembor, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tumpukan sampah plastik hingga air limbah bekas cucian ikan terlihat berserakan di sekitar area perdagangan.

Pantauan Flobamor.com, Kamis (5/11/2026), menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas, kardus hingga sampah lainnya, menumpuk dan berserakan di sejumlah titik kawasan pasar.

Tak hanya sampah padat, air bekas cucian ikan juga tampak dibuang sembarangan. Limbah cair tersebut mengalir dan menggenangi area tumpukan sampah.

Kondisi ini memunculkan aroma tidak sedap yang menyengat. Ironisnya, aktivitas jual beli tetap berlangsung di tengah lingkungan pasar yang dipenuhi sampah dan limbah.

BACA JUGA:  Pembagian Bantuan PKH di BRI Lembor Ricuh, Warga Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Pengerusakan HP

Sejumlah pengunjung mengaku terganggu dengan kondisi kebersihan pasar. Bahkan, salah seorang pengunjung mengaku bau busuk yang tercium membuatnya samapi muntah.

“Apakah di pasar ini tidak ada petugas kebersihan? Baunya sampai orang muntah. Jorok sekali,” keluh Ardi kepada Flobamor.com saat ditemui di Pasar Malawatar Lembor, Kamis (5/11).

Menurut Ardi, persoalan kebersihan pasar bukan hanya menyangkut keberadaan petugas kebersihan, tetapi juga kesadaran pedagang dalam menjaga lingkungan.

Ia menyoroti kebiasaan membuang sampah plastik dan air bekas cucian ikan secara sembarangan yang semakin memperburuk kondisi kawasan pasar.

BACA JUGA:  Dampak Kebijakan Pemerintah dan Kenaikan BBM, Harga Bahan Pokok Melambung, Pedagang Pasar Lembor Menjerit

“Kebiasaan membuang plastik dan air bekas cucian ikan sembarangan menjadi salah satu persoalan utama. Apakah tidak ada petugas kebersihan?” ujarnya.

Ardi berharap para pedagang memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, bukan membiarkannya berserakan di sekitar lokasi perdagangan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengelolaan kebersihan Pasar Malawatar Lembor. Pengunjung mempertanyakan keberadaan dan kinerja petugas kebersihan, sistem pengangkutan sampah, hingga pengawasan terhadap aktivitas pedagang.

Perhatian turut diarahkan kepada pihak Kecamatan Lembor, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait penanganan persoalan sampah di kawasan pasar.

BACA JUGA:  Ketua Panitia Messah Cup III Akhirnya Buka Suara soal Polemik Laga Prima Jaya vs GPSL

Pengunjung berharap instansi terkait tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk membenahi kondisi kebersihan pasar.

“Saya berharap Pak Camat Lembor, pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan pegawai Disperindag tidak tinggal diam mengatasi persoalan sampah di Pasar Lembor,” tegas Ardi.

Hingga berita ini diterbitkan, Media Flobamor.com telah berupaya menghubungi Camat Lembor, Raymundus Majar, untuk meminta tanggapan terkait persoalan tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi belum mendapat respons.

Penulis : Deni

Editor : Tim Redaksi Media Flobamor.com

Berita Terkait

Geger! Solus Rafael dan Istri Diduga Lakukan Pungli di Lahan Depan Pertamina Wardun Labuan Bajo, Pengusaha Bongkar Pengakuan
Misteri pembongkaran Makam leluhur di Pantai Wae Rana Labuan Bajo, Arwin Mengaku Tak Bisa Buka Suara Tanpa Izin Marriott
251 Sekolah di Manggarai Barat Masuk Program Revitalisasi, Kejaksaan Beri Peringatan Keras soal Modus Penyimpangan
Dari Lingkaran Militer ke Istana, Ini Sosok Jenderal Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Prabowo Jadi Plt KSP
Prabowo Resmi Pecat Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan Usai Ditetapkan Tersangka
Bidik Potensi Penyimpangan Dana Revitalisasi Sekolah, Kejati NTT Luncurkan Aplikasi SI-PENDEKAR
Aset Pemda Mabar Diduga Jadi Ladang Cuan Mantan Kadis Cipta Karya, Jaksa Siap Turun Tangan
Makam Leluhur Digusur demi Resor Mewah Ta’aktana, Ahli Waris Mengaku Tak Pernah Beri Persetujuan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:17 WITA

Bau Busuk Kepung Pasar Lembor! Sampah Plastik dan Limbah Ikan Berserakan, Pengunjung Sampai Muntah

Jumat, 6 November 2026 - 10:50 WITA

Geger! Solus Rafael dan Istri Diduga Lakukan Pungli di Lahan Depan Pertamina Wardun Labuan Bajo, Pengusaha Bongkar Pengakuan

Kamis, 5 November 2026 - 13:05 WITA

Misteri pembongkaran Makam leluhur di Pantai Wae Rana Labuan Bajo, Arwin Mengaku Tak Bisa Buka Suara Tanpa Izin Marriott

Rabu, 4 November 2026 - 22:16 WITA

251 Sekolah di Manggarai Barat Masuk Program Revitalisasi, Kejaksaan Beri Peringatan Keras soal Modus Penyimpangan

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WITA

Dari Lingkaran Militer ke Istana, Ini Sosok Jenderal Ariyo Windutomo yang Ditunjuk Prabowo Jadi Plt KSP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!