Labuan Bajo Ramai Dikunjungi Wisatawan Tapi Hunian Hotel Menurun, Begini Respon BPOLBF

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Padar Labuan Bajo (foto ist)

Labuan Bajo, Flobamor.com- Destinasi wisata Labuan Bajo yang terkenal dengan keindahan alamnya dan infrastruktur yang terus berkembang, kini menghadapi paradoks menarik. Meskipun jumlah wisatawan yang datang berkunjung masih tinggi dan ramai, namun tingkat hunian hotel di Labuan Bajo mengalami penurunan yang signifikan.

Pelaksana Tugas Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Frans Teguh, mengungkapkan bahwa mayoritas wisatawan kini lebih memilih untuk menginap di kapal atau menggunakan layanan live on board.

“Pertumbuhan kunjungan ke Labuan Bajo tidak serta merta meningkatkan okupansi hotel darat. Hampir mendekati 90 persen pergerakan wisatawan menggunakan live on board, ini sesuatu yang harus jadi perhatian kita,” ujar Frans kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).

BACA JUGA:  Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter

Frans merinci, dari Januari hingga April 2025, tercatat 49.634 wisatawan berkunjung ke Labuan Bajo. Jumlah ini sedikit menurun sekitar satu persen dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya.

menurutnya, dari jumlah itu hampir 90 persen menginap di kapal-kapal wisata.

Meski demikian, dia menilai tren kunjungan masih dalam kategori baik. Untuk keseimbangan distribusi manfaat pariwisata, Frans mendorong agar operator wisata memperluas penawaran mereka ke destinasi daratan di Pulau Flores, NTT.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Penganiayaan yang Menimpa Seorang Perempuan Muda di Labuan Bajo Dilaporkan Ke Polisi

“Kita ingin supaya yang ditawarkan oleh operator wisata jangan hanya di laut. Lakukanlah kegiatan wisata tidak hanya di laut tapi juga ke darat,” tegasnya.

BPOLBF juga terus mengembangkan pola perjalanan (travel pattern) agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan dalam mengeksplorasi kekayaan budaya dan alam di wilayah daratan.

Sebelumnya, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyoroti soal peningkatan jumlah kunjungan belum sebanding dengan dampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, seperti okupansi hotel, restoran, dan UMKM.

BACA JUGA:  Polsek Lembor Buka Jalan Damai, Konflik Guru dan Orang Tua Siswa di Welak Berakhir Lewat Restorative Justice

Hal itu disampaikannya saat membuka Muscab DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat, Rabu (30/4/2025).

“Momen Muscab ini melahirkan rekomendasi-rekomendasi agar kunjungan yang banyak itu berbanding lurus dengan tingkat hunian di hotel, restoran dan warung-warung UMKM itu setidaknya di angka 75 persen, Kalau tidak mencapai berarti ada yang salah,” ujar Bupati Edi.

Edi Endi menegaskan pentingnya sinergi antara pemangku kepentingan pariwisata agar potensi wisata benar-benar memberi manfaat maksimal bagi perekonomian masyarakat lokal.

Berita Terkait

Persaja–IKAHI Teken MoU, Perkuat Sinergi Jaksa dan Hakim untuk Transformasi Peradilan
DPRD Bersama Pemerintah Kecamatan Turun Langsung Pantau Harga Sembako di Pasar Benteng Jawa
Gelombang Penolakan Kuota 1000 Orang Masuk TNK Disorot, APMB Desak Kebijakan Dicabut
Penyaluran MBG Jadi 5 Hari dalam Sepekan, Pemerintah Hemat Anggaran Rp20 Triliun
Diduga Timbun BBM Subsidi, Aktivitas Seorang Warga Lalo Lembor Jadi Sorotan
Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Ringkus Spesialis Pencuri Kompresor, Lima Unit Disita
Listrik Padam Tengah Malam, Pelayanan di Puskesmas Wae Nakeng Lumpuh, Pasien Bertahan dengan Cahaya Senter
Ratusan Siswa dan Guru di Manggarai NTT Diduga Keracunan MBG, Puluhan Masih Dirawat Intensif

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:34 WITA

Persaja–IKAHI Teken MoU, Perkuat Sinergi Jaksa dan Hakim untuk Transformasi Peradilan

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WITA

DPRD Bersama Pemerintah Kecamatan Turun Langsung Pantau Harga Sembako di Pasar Benteng Jawa

Senin, 13 April 2026 - 15:03 WITA

Gelombang Penolakan Kuota 1000 Orang Masuk TNK Disorot, APMB Desak Kebijakan Dicabut

Sabtu, 4 April 2026 - 15:59 WITA

Diduga Timbun BBM Subsidi, Aktivitas Seorang Warga Lalo Lembor Jadi Sorotan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:55 WITA

Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Ringkus Spesialis Pencuri Kompresor, Lima Unit Disita

Berita Terbaru

error: Content is protected !!