Penyaluran MBG Jadi 5 Hari dalam Sepekan, Pemerintah Hemat Anggaran Rp20 Triliun

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran MBG Jadi 5 Hari dalam Sepekan

Penyaluran MBG Jadi 5 Hari dalam Sepekan

Jakarta, Flobamor.com- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari dalam sepekan berpotensi menghasilkan penghematan anggaran hingga Rp 20 triliun.

Dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring dari Jakarta, Selasa bulan Maret lalu, Airlangga menjelaskan bahwa langkah optimalisasi tersebut dilakukan melalui penyediaan makanan segar selama lima hari setiap minggu.

Meski demikian, kebijakan ini tidak berlaku untuk sejumlah wilayah dan kelompok tertentu, seperti asrama, daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta wilayah dengan tingkat stunting yang tinggi.

BACA JUGA:  Dari Jenderal hingga Aktivis, Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Tokoh Perkuat Kabinet

“Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp 20 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi struktural yang tengah disiapkan pemerintah guna mendorong perekonomian yang lebih efisien, produktif, dan tangguh, khususnya dalam menghadapi dinamika global.

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa efisiensi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp 40 triliun setiap tahun.

BACA JUGA:  Kejati NTT Segera Selidiki Proyek Jalan Nasional Labuan Bajo-Ruteng yang Dikerjakan PT AKAS

Upaya efisiensi tersebut dirancang melalui pengurangan hari pelaksanaan program. Jika sebelumnya MBG berjalan enam hari dalam sepekan, kini diusulkan menjadi lima hari.

“Kan biasanya seminggu (MBG) enam hari, dia (Kepala BGN) bilang lima hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak tuh. Dia bilang aja bisa (hemat) Rp 40 triliun setahun,” kata Purbaya dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, langkah ini mencerminkan inisiatif Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyesuaikan anggaran di tengah tekanan ekonomi global yang dipengaruhi dinamika geopolitik.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban

“Ini bukan saya yang motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” ujarnya.

Purbaya menambahkan, rencana penghematan tersebut merupakan usulan dari Badan Gizi Nasional. Nantinya, kebijakan tersebut akan diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana.

“Efisiensi anggaran MBG ini belum termasuk dalam total efisiensi yang sebelumnya ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp 81 triliun,” tutup Purbaya.***

Berita Terkait

DPR Jelaskan Alasan RUU Perampasan Aset Butuh Waktu Lama untuk Disahkan
Gubernur Melki Lantik Hans Sodo Jadi Sekda NTT Ditengah Duka Pascagempa Flores
392 Rumah di Pong Majok Rusak Diguncang Gempa, Kades Soroti Dapur Umum Kemensos
Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten
Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa
Dapur Umum Kemensos di Lembor Wae Mowol Buka Akses untuk Seluruh Desa Terdampak Gempa
Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores
Penyaluran Bantuan Pascagempa di Kecamatan Lembor Berjalan Bertahap dari Desa ke Desa

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:50 WITA

DPR Jelaskan Alasan RUU Perampasan Aset Butuh Waktu Lama untuk Disahkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:59 WITA

Gubernur Melki Lantik Hans Sodo Jadi Sekda NTT Ditengah Duka Pascagempa Flores

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:21 WITA

392 Rumah di Pong Majok Rusak Diguncang Gempa, Kades Soroti Dapur Umum Kemensos

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:18 WITA

Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!