Gerak Cepat Polresta Kupang Kota dan Samapta Polda NTT Redam Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Depan Kampus Muhammadiyah

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Flobamor.com – Suasana di depan Kampus Muhammadiyah Kupang, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, mendadak ricuh pada Senin (3/11/2025) siang, setelah dua kelompok pemuda asal Sumba dan Alor terlibat bentrok. Keributan yang dipicu kesalahpahaman itu nyaris memanas, sebelum akhirnya berhasil diredam oleh aparat kepolisian yang bergerak cepat ke lokasi.

Mengetahui adanya aksi saling serang di sekitar area kampus, personel gabungan Polresta Kupang Kota langsung diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim terdiri dari Piket Pos Fatululi, Piket SPKT Polresta Kupang Kota, serta Piket Shelter Polda NTT, yang dipimpin langsung oleh Wakasat Samapta Iptu ST. Sangaria dan Pamapta II Ipda Decky Tabebet.

BACA JUGA:  Kecanduan Judi Online, Pemuda di Makassar Nekat Curi Solar dari Mobil Pemadam Kebakaran

Begitu tiba di lokasi, petugas segera mengambil langkah tegas. Massa yang mulai memanas langsung dibubarkan, situasi diamankan, dan jalur lalu lintas di sekitar area kampus kembali normal hanya dalam waktu singkat.

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, saat dikonfirmasi Flobamor.com, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan, dari hasil penanganan di lapangan, petugas berhasil mengamankan tiga orang, terdiri dari dua korban dan satu terduga pelaku pengeroyokan.

BACA JUGA:  Status Pidana Suparta di Kasus Timah Gugur karena Meninggal, Gugatan Dialihkan ke Ahli Waris

“Selain mengamankan para pihak yang terlibat, kami juga menemukan barang bukti berupa satu buah parang yang diduga dibawa oleh salah satu kelompok. Ketiganya sudah kami bawa ke Mapolresta Kupang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kombes Djoko.

BACA JUGA:  Belum Sepekan Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung

Ia menambahkan, langkah cepat aparat bertujuan mencegah munculnya bentrok susulan dan memastikan situasi keamanan di sekitar kampus tetap kondusif.

“Kami imbau seluruh pihak untuk menahan diri. Jangan mudah terprovokasi, karena tindakan kekerasan hanya akan merugikan semua pihak,” tegas Djoko.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di sekitar Kampus Muhammadiyah Kupang sudah berangsur kondusif. Aparat masih berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan tetap terjaga dan situasi sosial kembali tenang.

Berita Terkait

Bikin Geger! Petani Sawit Tewas di Gubuk, Ditemukan Kondom hingga Uang Rp15,5 Juta
Berbagi Kasih Ditengah Pascagempa, Babinsa Koramil Lembor Hadirkan Senyum untuk Anak-anak Terdampak
Praperadilan Ditolak, Admin Tik Tok Lika-Liku NTT Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus UU ITE
Tujuh Korban Gempa Flores di Manggarai Timur Dievakuasi Menggunakan Helikopter
Tiga Warga Manggarai Timur Dievakuasi dengan Helikopter Basarnas, Satu Korban Anak Berusia 5 Tahun
Kapolri Tinjau Langsung Korban Pascagempa di Manggarai dan Manggarai Timur
Bhabinkamtibmas Polsek Lembor Bersama Koramil Lembor Turun Langsung Salurkan Bantuan Kepada Korban Pascagempa
Yogi Asmaranto Terancam Dilaporkan Ke Polres Mabar atas Dugaan Kasus Penipuan Cek Palsu dan Utang Piutang

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:28 WITA

Berbagi Kasih Ditengah Pascagempa, Babinsa Koramil Lembor Hadirkan Senyum untuk Anak-anak Terdampak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17 WITA

Praperadilan Ditolak, Admin Tik Tok Lika-Liku NTT Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus UU ITE

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:40 WITA

Tujuh Korban Gempa Flores di Manggarai Timur Dievakuasi Menggunakan Helikopter

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:45 WITA

Tiga Warga Manggarai Timur Dievakuasi dengan Helikopter Basarnas, Satu Korban Anak Berusia 5 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Kapolri Tinjau Langsung Korban Pascagempa di Manggarai dan Manggarai Timur

Berita Terbaru

error: Content is protected !!