Saksi Akui Guru SB Pukul Siswa SMP Negeri 6 Welak, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi oknum Guru aniaya siswa (Foto/Flobamor.com)

Ilustrasi oknum Guru aniaya siswa (Foto/Flobamor.com)

Manggarai Barat, Flobamor.com Dua orang saksi menguatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa kelas I SMP Negeri 6 Welak berinisial SH (13) yang diduga dilakukan oleh oknum guru SDI Lengkong Paje berinisial SB. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 10 Desember 2025, dan kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Lembor.

Berdasarkan keterangan para saksi, insiden bermula saat SH bersama sejumlah temannya pulang sekolah dan bermain petasan. Salah satu petasan yang dinyalakan diduga meletup dan mengenai kandang ayam milik orang tua SB.

BACA JUGA:  Kejati Sulteng Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Dinas PUPR, Negara Rugi Rp3,8 Miliar

Merasa kesal, SB disebut langsung mengejar para siswa menggunakan sepeda motor. Dalam situasi panik, SH dan teman-temannya berusaha melarikan diri. Namun nahas, SH terjatuh di aspal.

Alih-alih menolong, SB justru diduga melakukan tindakan kekerasan. Dua saksi mata, masing-masing berinisial GR dan RT mengaku melihat langsung kejadian tersebut.

GR menuturkan, setelah SH terjatuh, SB menghampirinya dan langsung menarik kerah baju korban.

“Guru SB tarik kerah baju SH lalu memukul pipi kanannya dan memutarnya sampai SH jatuh lagi ke aspal,” ujar GR kepada Flobamor.com saat ditemui di Polsek Lembor, Minggu siang (14/12/2025).

BACA JUGA:  Ultimatum PMKRI Ruteng: Pastikan Bantuan Gempa di Flores Adil dan Merata Tanpa Pilih Kasih

Ia menambahkan, dirinya bersama RT memilih bersembunyi di semak-semak pinggir jalan karena takut menjadi sasaran.

“Kami lihat SH dipukul, tapi kami takut jadi kami sembunyi,” jelasnya.

Keterangan serupa disampaikan saksi RT. Ia mengaku menyaksikan langsung aksi pemukulan tersebut.

“SH jatuh di aspal, lalu guru SB pegang kerah bajunya dan memukul dibagian pipi dan SH diputar-putar sampai jatuh lagi ke aspal,” ungkap RT.

BACA JUGA:  Kejari Mabar Tahan 2 Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Wae Kaca I, Nama Adik Bupati Edi Endi Kembali Diseret

Menurut RT, dirinya dan GR hanya bisa menyaksikan kejadian itu dari balik semak-semak karena ketakutan.

Sementara itu, orang tua korban berinisial IG mendesak aparat penegak hukum untuk memproses kasus tersebut secara adil.

“Saya sebagai orang tua korban berharap Polsek Lembor memproses hukum pelaku sesuai aturan yang berlaku,” tegas IG.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Lembor menyatakan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut dengan memeriksa para saksi.

Berita Terkait

Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September
Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat
Sungguh Miris! Tujuh Hari Bertahan di Pengungsian, Warga Bea Muring Manggarai Timur Hanya Terima 1,5 Kg Beras Bantuan hingga 10 Bungkus Mi Instan
BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara
Tujuh Hari Pascagempa M7,7, Warga Bea Muring Manggarai Timur Belum Tersentuh Bantuan
Tujuh Korban Gempa Flores di Manggarai Timur Dievakuasi Menggunakan Helikopter
Tiga Warga Manggarai Timur Dievakuasi dengan Helikopter Basarnas, Satu Korban Anak Berusia 5 Tahun
Bhabinkamtibmas Polsek Lembor Bersama Koramil Lembor Turun Langsung Salurkan Bantuan Kepada Korban Pascagempa

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WITA

Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Sungguh Miris! Tujuh Hari Bertahan di Pengungsian, Warga Bea Muring Manggarai Timur Hanya Terima 1,5 Kg Beras Bantuan hingga 10 Bungkus Mi Instan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WITA

BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:44 WITA

Tujuh Hari Pascagempa M7,7, Warga Bea Muring Manggarai Timur Belum Tersentuh Bantuan

Berita Terbaru

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 Miliar Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores (Foto: DPC.isth)

BERITA TERKINI

Pemprov NTT Kucurkan Rp25 M Secara Bertahap untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:37 WITA

error: Content is protected !!