Gubernur Melki Laka Lena Persilahkan Pers Kritisi Kepemimpinan Melki-Johni

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena mempersilahkan pers memberi kritik dan masukan kepada dirinya dan Wakil Gubernur Johni Asadoma, selama kepemimpinan mereka.

Gubernur yang baru dilantik pada 20 Februari 2025 itu menghormati kritik yang diberikan masyarakat termasuk pers yang diberikan secara objektif dan berimbang.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki Laka Lena saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (PWI NTT) di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Rabu (13/3/2025) siang.

Gubernur Melki Laka Lena menyebut dalam kepemimpinannya, mereka akan melibatkan berbagai elemen masyarakat NTT untuk sinergi dan berkolaborasi membagun daerah secara bersama, baik yang berada di NTT maupun diaspora di dalam negeri hingga mancanegara.

BACA JUGA:  Kejagung Perluas Penyidikan Korupsi MBG, Satu Tersangka Baru Resmi Ditahan

Dengan semangat “Ayo Bangun NTT”, Wakil Ketua DPP Partai Golkar itu yakin dapat menghimpun energi besar dari seluruh komponen masyarakat NTT untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan di provinsi yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia itu.

Gubernur Melki Laka Lena juga ingin agar seluruh masyarakat NTT bisa membuka lembaran baru untuk melihat visi pembangunan yang sedang dilakukan, dan tidak terjebak dalam persoalan kepemimpinan masa lalu.

Dia menyebut setiap kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

BACA JUGA:  Babak Baru Kasus MBG: 30 Nama Tokoh Besar Diduga Masuk Daftar Korupsi MBG

Pada kesempatan itu, Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu juga mengingatkan agar pers dapat menyuguhkan Jurnalisme Makna, alih-alih hanya menampilkan peristiwa an sich.

Ketua PWI NTT, Ferry Jahang mengatakan PWI sebagai organisasi yang memayungi wartawan atau pekerja pers mendukung penuh pembangunan daerah.

PWI NTT juga, kata dia, akan mengawal pembangunan daerah dengan menyuguhkan pemberitaan yang kritis, independen dan berimbang secara komprehensif.

Wartawan senior itu meminta dukungan pemerintah dalam rangka memastikan wartawan yang berkarya di NTT dapat memiliki kompetensi sesuai dengan ketetapan dewan pers.

BACA JUGA:  Kepsek di Manggarai Barat Absen Selama 1 Tahun 4 Bulan, Gaji Tetap Lancar

PWI NTT, kata Ferry menyelenggarakan rangkaian agenda peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025 di Kota Kupang. Rangkaian itu akan ditutup dengan Diskusi Publik Membedah Visi Ekonomi Gubernur NTT dan Kepala Daerah se NTT.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Dewan Penasehat PWI NTT Dion DB Putra, Ketua Dewan Kehormatan Bernadus Tokan, Sekretaris Allo Tani, Wakil Ketua Eras Nagi Noi, Ryan Nong, Tommy Mirulewan dan Ella Uzurazi.

Hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Kominfo NTT Frederick Koenunu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Prisila Parera serta Kepala Bagian Protokol Abri Kore. (*)

Berita Terkait

Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten
Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa
Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September
Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat
Bapanas Alokasikan Bantuan Beras Hampir Rp100 Miliar untuk Korban Gempa NTT
BKH dan Senator Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Rahong Utara
Tujuh Hari Pascagempa M7,7, Warga Bea Muring Manggarai Timur Belum Tersentuh Bantuan
Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:18 WITA

Prabowo Kucurkan Rp200 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ternyata Segini Jatah Tiap Provinsi dan Kabupaten

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Presiden Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Bertolak ke Nagekeo Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:57 WITA

Bali, NTT, NTB Harap Waspada: PVMBG Peringatan Potensi Bahaya Tanah Bergerak pada September

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Empat Hari Tertimbun Reruntuhan, Nenek Berusia 84 Tahun di Sikka NTT Ditemukan Selamat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Bapanas Alokasikan Bantuan Beras Hampir Rp100 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

error: Content is protected !!