Agrowisata Ngalor Kalo di Lembor Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembor, Flobamor.com – Agrowisata Ngalor Kalo yang terletak di Jl. Trans Flores, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan. Padahal, kawasan ini sebelumnya cukup ramai dan menjadi salah satu destinasi favorit bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Penurunan ini diduga kuat disebabkan oleh minimnya fasilitas pendukung, terutama ketiadaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi wisata tersebut. Kondisi ini membuat pengalaman berwisata menjadi kurang lengkap dan kurang memuaskan bagi para pengunjung.

Kritik dari Wisatawan: Kami Ingin Menikmati Kopi dan Pemandangan

Siska, salah satu wisatawan asal Kupang, yang ditemui tim Flobamor.com pada Sabtu (24/5/2025), menyampaikan kekecewaannya terhadap fasilitas yang ada di Agrowisata Ngalor Kalo.

BACA JUGA:  SKL Siswa Ditahan, Kadis PPO Manggarai Timur Diduga Konspirasi Dengan Kepsek SDN Bea Lenda

“Saya dan teman-teman sudah tiga kali ke tempat ini. Kami sangat suka pemandangannya, tapi setiap kali datang, kami kecewa karena tidak ada tempat untuk sekadar duduk santai sambil menikmati kopi atau camilan. Kami ingin berfoto, bersantai, tapi tanpa minuman dan makanan, suasananya terasa hambar,” ujar Siska.

Menurutnya, kopi dan makanan ringan bukan sekadar konsumsi, tetapi bagian penting dari pengalaman wisata. Ia berharap ke depan, pemerintah atau pengelola dapat menghadirkan warung kopi dan UMKM di kawasan ini.

UMKM sebagai Solusi: Dukung Wisata, Gerakkan Ekonomi

Kehadiran UMKM di kawasan wisata tidak hanya meningkatkan kepuasan pengunjung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Produk-produk lokal seperti kopi Manggarai, kue tradisional, dan kerajinan tangan dapat menjadi daya tarik tambahan yang memperkaya pengalaman wisata.

BACA JUGA:  KPK Ungkap Ada Juru Simpan Uang di Kasus Korupsi Kuota Haji

“Ini peluang besar bagi warga sekitar. Bayangkan jika ada satu dua warung kopi kecil di sini, pasti banyak pengunjung yang senang. Sambil ngopi, bisa menikmati alam. Itu membuat orang ingin datang kembali,” tambah Siska.

Hal senada dikatakan Yuli sahabat Siska, menurutnya Pemerintah harus didorong ambil tindakan konkret

Yuli berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengambil langkah strategis untuk mendukung tumbuhnya UMKM di Agrowisata Ngalor Kalo.

“Upaya ini penting untuk menghidupkan kembali geliat wisata dan menciptakan iklim ekonomi mikro yang sehat di sekitar destinasi,” ujar Yuli.

Dengan demikian, kata Yuli, Pemerintah dapat memberikan pelatihan, bantuan modal, serta fasilitas tempat usaha bagi pelaku UMKM lokal yang ingin membuka usaha di area wisata. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan destinasi wisata yang berdaya saing dan ramah pengunjung.

BACA JUGA:  Jaksa Jerat Eks Kapolres Ngada dengan Pasal Berlapis

Harapan untuk Masa Depan Agrowisata Ngalor Kalo

Agrowisata Ngalor Kalo memiliki potensi besar menjadi destinasi unggulan di wilayah Lembor, apalagi dengan pemandangan alamnya yang indah dan akses yang relatif mudah. Namun, untuk benar-benar menjadi magnet wisatawan, dibutuhkan penambahan fasilitas penunjang dan keberadaan UMKM yang mampu memberikan layanan serta produk yang dibutuhkan wisatawan.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Agrowisata Ngalor Kalo bisa bangkit dan menjadi destinasi wisata yang bukan hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga pengalaman yang tak terlupakan,” tutup Yuli.

Berita Terkait

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Kasus Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026, Siap Bahas Saat Reses Demi Berantas Koruptor
Polri Buka Suara Usai Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG
Bos Agen Travel Labuan Bajo Bebas dari Tahanan Usai Kembalikan Uang Wisatawan Asing Rp85,2 Juta
Kejagung Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Total Tersangka Jadi Enam Orang
Fakta Mengejutkan! 556 Kapal Wisata di Labuan Bajo Belum Bayar Pajak Sejak Dua Tahun
Ratusan Knalpot Brong Hasil Sitaan Polisi Disulap Jadi Patung Komodo Raksasa di Labuan Bajo
Negara Kucurkan Rp8,3 Triliun untuk Bedah Rumah Warga Miskin, Target Rampung November 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:53 WITA

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun 2026, Siap Bahas Saat Reses Demi Berantas Koruptor

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:06 WITA

Polri Buka Suara Usai Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:19 WITA

Bos Agen Travel Labuan Bajo Bebas dari Tahanan Usai Kembalikan Uang Wisatawan Asing Rp85,2 Juta

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:44 WITA

Kejagung Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Total Tersangka Jadi Enam Orang

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:44 WITA

Fakta Mengejutkan! 556 Kapal Wisata di Labuan Bajo Belum Bayar Pajak Sejak Dua Tahun

Berita Terbaru

Don Ritto, tersangka kasus korupsi (foto: Dok Istimewa)

BERITA TERKINI

Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung

Jumat, 17 Jul 2026 - 19:15 WITA

Presiden Prabowo Subianto di acara Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

EKONOMI

Presiden Prabowo Minta Evaluasi Total MBG

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:32 WITA

error: Content is protected !!