TNI Tembak TNI di Keerom Papua: Satu Prajurit Tewas

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua, Flobamor.com- Prajurit TNI tembak prajurit TNI lainnya terjadi di Papua. Akibat insiden tersebut, satu orang meninggal dunia. Peristiwa itu terajdi Minggu (7/9/2025 di Kali Lapar 2, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Komandan Polisi Militer Kodam XVII Cendrawasih Kol CPM Laksono Puji Lisdyanto mengatakan, saat ini Kapten Inf J, yang diduga menembak Praka Edison Muenda sudah diamankan di Mapomdam XVII Cendrawasih di Jayapura.

BACA JUGA:  KPK OTT Wali Kota Madiun, Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR

“Terduga pelaku penembakan yang merupakan anggota TNI sudah diamankan di Mapomdam XVII Cendrawasih di Jayapura,” kata Danpomdam XVII Cendrawasih Kol CPM Laksono Puji Lisdyanto kepada Antara, Minggu malam, dikutip dari Antara, Minggu (7/9/2025).

Insiden penembakan tersebut terjadi di Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Pihaknya masih menunggu laporan lengkap terkait penyebab insiden penembakan yang menewaskan Praka Edison Muenda, anggota Kodim 1715 Yahukimo.

BACA JUGA:  Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Mabar: Solusi Mudah Untuk Masyarakat dalam Mengurus Sim

Penyebab Masih Misterius
Saat ini POM TNI tengah melakukan interogasi terhadap pelaku. Hal ini guna mengungkap misteri terjadinya aksi saling tembak antar prajurit tersebut.

“Kami masih menunggu laporan lengkap dari anggota, namun yang pasti terduga sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Danpomdam XVII Cendrawasih Kol CPM Laksono.

BACA JUGA:  APBD Tidak Transparan, Wakil Bupati Jember Adukan Bupatinya ke KPK

Sementara itu data yang dihimpun terungkap jenazah Praka Edison Muenda disemayamkan di rumah duka yakni milik Lukas Muenda.

Distrik Waris merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Keerom yang terletak di perbatasan RI-PNG.

Berita Terkait

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat
Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ
Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu
Diperiksa Kejati NTT, Advokat Fransisco Bessi Serahkan Bukti Dugaan Aliran Uang ke Oknum Jaksa
Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Golo Mori Berakhir SP3, Polisi: Tak Cukup Bukti
Polda NTT Rekomendasikan SP3 Kasus Tanah di Golo Mori, Status Dua Tersangka Gugur
Polsek Lembor Ringkus Pegawai PPPK Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Distribusi BBM Ilegal di Manggarai Timur

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WITA

Gereja Tidak Boleh Diam di Tengah Persoalan Mutasi ASN di Manggarai Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:12 WITA

Perlindungan Konsumen atas Penipuan Travel Agent di Labuan Bajo: Perspektif Hukum & RJ

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:24 WITA

Diduga Salah Tangkap, Tim Polda NTT Amankan Gula Halus yang Dikira Sabu

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:44 WITA

Diperiksa Kejati NTT, Advokat Fransisco Bessi Serahkan Bukti Dugaan Aliran Uang ke Oknum Jaksa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:22 WITA

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Golo Mori Berakhir SP3, Polisi: Tak Cukup Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!